14 Oleh – Oleh Yang Wajib Dibeli di Kota Medan

0
120
Oleh - Oleh Yang Wajib Dibeli di Kota Medan
Oleh - Oleh Yang Wajib Dibeli di Kota Medan

Kota Medan menjadi tempat yang tepat untuk kamu kunjungi, selain karena termasuk salah satu kota terbesar yang ada di Indonesia. Medan menawarkan banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi dan menyediakan ragam kuliner khas yang siap memanjakan lidah. Kota Medan yang memiliki penduduk dengan berbagai macam etnis bisa membuatmu belajar mengenai kebhinekaan yang sesungguhnya, mereka dapat hidup damai dan rukun dengan segala perbedaan yang ada.

Yuk segera buat rencana liburan ke Medan bersama teman-teman atau keluargamu. Nikmati suguhan lukisan alam Danau Toba yang mempu merefresh segala penat yang ada pada dirimu. Dan jangan lupa bawakan bingkisan oleh-oleh khas Medan yang wajib kamu beli saat berlibur di sini. Ini dia ragam oleh-oleh khas Medan yang wajib kamu beli.

1. Medan Napoleon

Medan Napoleon
Medan Napoleon

Masih ingat dengan trend bisnis kue para artis? Nah medan napoleon termasuk salah satunya, pemilik dari Medan Napoleon ini adalah Irwansyah. Bukan sekedar menjual nama dan ketenarannya, kue ini memang mempunyai perpaduan cita rasa juga tektur yang sangat nikmat. Medan Napoleon merupakan kue yang dibuat dari perpaduan antara bolu gulung dari Medan dan Napoleon Cake asli Perancis. Medan Napoleon dibuat dari tiga lapisan pastry yang diberi olesan selai dan diluarnya ditutup dengan bolu dan topping beraneka ragam. Rasa renyah dari kulit pastry dan lembutnya bolu plus selai, menjadi perpaduan yang sangat enak pada kue blasteran ini.

Terdapat varian rasa yang bisa kamu pilih sesuai selera, seperti rasa durian, green tea, keju, dan red velvet. Untuk mendapatkan satu kotak Medan Napoleon dihargai mulai dari Rp. 65.000. Kamu bisa datang ke lokasinya yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 46/35. Makanan ini telah mendapatkan label halal dari MUI jadi kamu tidak perlu ragu untuk membelinya.

2. Bolu Meranti

Bolu Meranti
Bolu Meranti

Bolu Meranti ini awalnya hanya dijual dengan cari dititipkan ke setiap toko, kini seiring banyaknya permintaan kamu dapat membelinya di Jalan Sisingamangaraja No. 19B atau kamu juga dapat mengunjungi tempat produksinya yang bertempat di Jalan Kruing No. 2K.

Bolu Meranti adalah jenis bolu gulung yang bertekstur lembut dan sangat empuk saat disantap, dilengkapi dengan berbagai rasa membuat rasanya lebih beragam dan enak. Beberapa variant rasa yang dapat kamu pilih sebagai isi dari bolu gulung ini yakni keju, nanas, strawberry, cokelat, moka dan blueberry. Kamu juga bisa menambahkan topping di atasnya dengan tiga pilihan topping seperti meses, keju, dan kacang. Untuk kamu yang tidak telalu menyukai cita rasa yang manis, bolu meranti juga menyediakan abon dengan ras gurih sebagai isiannya.

Kue yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI ini dipasarkan dengan range harga Rp. 40.000 sampai Rp. 75.000 tergantung isian dan topping yang kamu pilih. Sayangnya bolu meranti ini hanya bertahan 3 hari pada suhu ruang dan dapat bertahan 7 hari dalam mesin pendingin, karena bolu meranti ini diproduksi tanpa menggunakan campuran bahan pengawet. Jadi pastikan kamu mempunyai rentan waktu yang tepat saat kamu akan membeli bolu meranti sebagai oleh-oleh.

3. Bika Ambon

Bika Ambon
Bika Ambon

Bika Ambon, siapa sih yang tidak tahu makanan ini? Bika Ambon menjadi salah satu makanan yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya di kota Medan. Makanan ini menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibeli saat berkunjung ke Medan. Mungkin masih banyak orang yang tidak mengetahui bahwa makanan ini bukan makanan yang berasal dari Ambon, melainkan makanan yang muncul pertama kali di Medan tepatnya di simpang Jalan Ambon-Sei Kera. Nah, jadi nama ambon tersebut bukan menunjukkan wilayah Ambon, melainkan dicatut dari nama jalan yang terdapat di kota Medan.

Bika Ambon memiliki bentuk balok dengan warna kuning ditambah adanya lubang yang berserat. Bahan pembuatnya adalah tepung tapioka, air nira, telur, dan gula serta beberapa rempah lain untuk menunjang rasa. Salah satu produsen bika Ambon adalah bika Ambon Zulaikha dengan alamat jualnya berada di Jalan Mojopahit No. 62 dan No. 96 DEF yang mengusung bika dengan berbagai varian rasa seperti durian, keju, moka, pandan, dan pandan keju.

Untuk membelinya terdapat 2 bentuk, yakni bentuk besar dengan harga mulai Rp50.000 sedangkan yang kecil mulai harga Rp30.000 tergantung rasa yang dipilih oleh konsumen. Kamu bisa membelikan oleh-oleh ciri khas Medan untuk dibawa ke kantor dan dimakan bersama-sama.

4. Lapis Legit

Lapis Legit
Lapis Legit

Lapis legit adalah kue tradisional yang mendapat pengaruh kebudayaan Belanda, jadi tidak asli Indonesia dengan nama lain ‘spekkoek’. Walaupun begitu di tanah air kita, lapis legit sangat dikenal dan disukai oleh khalayak ramai. Bahan untuk pembuatannya yang umum dijumpai adalah mentega, margarin, gula halus, susu bubuk, tepung terigu, telur, dan ada juga yang memberi tambahan kayu manis dan cengkeh.

Di Medan, ada produsen lapis legit yang dinamai Affinois Medan yang memberi tambahan keju dengan rasa yang keju yang gurih. Dengan tampilan yang memukau seperti layaknya lapis, yaitu bergaris-garis dengan warna dominan kuning hitam, dan diberi rasa keju membuatnya semakin nikmat di mulut.

Belum lagi dengan hadirnya beberapa topping di atasnya, membuatnya semakin mempesona. Affinois Medan sendiri telah memiliki izin halal, sehingga tak perlu khawatir mengonsumsi olahan dari outlet yang beralamatkan di Jalan Mojopahit No 12e Medan itu.

5. Roti Ganda

Roti Ganda
Roti Ganda

Roti yang sederhana ini, hanya diisi oleh meses cokelat, dan selai. Setiap pembeli harus memilih selai terlebih dahulu, lalu roti tawar akan dibelah dua dan diisi oleh selai tersebut yang nantinya akan dipotong beberapa bagian baru dimasukkan ke plastik untuk dibawa pulang atau dibuka dimanapun.

Toko roti yang telah dibuka sejak 1979 menawarkan harga RP. 16.000 untuk porsi besar dan porsi kecilnya hanya seharga Rp. 2.500 saja. Karena rotinya fresh langsung dari oven, maka roti ini hanya mampu bertahan 2 hari sejak pembelian.

6. Manisan Jambu

Manisan Jambu
Manisan Jambu

Manisan jambu tentu bukan hal yang asing, tetapi kali ini jambu yang dipakai adalah jambu batu yang biasanya dimakan langsung. Jenis jambu yang digunakan dalam pembuatan manisan ini adalah jambu Bangkok yang dipotong menjadi empat bagian dan dihilangkan bijinya. Selain rasa manis, manisan jambu bangkok ini mempunyai rasa yang segar dan tekstur yang renyah.

Salah satu produsennya adalah Jambu Aguan yang terletak di dekat tempat produksi bolu Meranti yakni berada di Jalan Kruing No. 2G, Medan. Dengan membeli manisan ini, kamu bisa mendapatkan sensasi berbeda. Manisan ini dijual seharga Rp. 15.000 saja.

7. Sirup Markisa

Sirup Markisa
Sirup Markisa

Bisa kamu bayangkan bagaimana segarnya sirup markisa ini? Terlebih memang sirup markisa khas kota Medan ini dibuat menggunakan bahan dasar buah markisa segar yang telah dipisahkan dari bijinya yang banyak. Olahan sirup markisa ini mempunyai rasa asam manis yang tidak berlebihan, berbeda dengan rasa buah markisa yang belum diolah. Produsen penjualnya yang sudah ada sejak tahun 1954 yaitu Markisa Ny. Lim adalah produsen yang cukup digemari. Selain menggunakan bahan alami tanpa pengawet dan pewarna, juga karena menggunakan resep turun-temurun sejak dulu kala. Untuk membelinya, silahkan berkunjung ke lokasi Markisa Ny. Lim yang berada di Jln. Kpt. Maulana Lubis No. 8, Medan.

8. Kopi Sidikalang

Kopi Sidikalang
Kopi Sidikalang

Kopi menjadi minuman yang banyak digemari oleh banyak orang dari berbagai macam lapisan masyarakat, selain sirup markisa, kopi sidikalang juga bisa menjadi opsi tambahan sebagai oleh-oleh khas kota Medan. Sebagai kopi asli Sumatera tepatnya dari daerah Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara, dengan kontur tanah tepat, membuatnya memiliki cita rasa enak.

Meskipun terdapat jenis arabika, namun di Sidikalang, robusta adalah yang paling banyak diburu, bahkan kadar kafeinnya bisa sampai 70 sampai 80 persen. Beda dari arabika karena hanya setengahnya, namun tetap saja banyak peminatnya. Salah satu produsen kopi Sidikalang paling dikenal masyarakat luas adalah Kopi Tanpak Sidikalang milik H. Sabilal Rasyad Maha.

Kelebihan produk oleh-oleh khas Medan yang enak milik H. Sabilal Rasyad terletak pada penggunaan kopi robusta Sidikalang asli dengan kualitas unggulan. Untuk menikmati kopi bercita rasa kuat ini, kamu bisa datang ke Jalan Sudirman, No. 71, Dairi.

9. Kacang Sihobuk

Kacang Sihobuk
Kacang Sihobuk

Camilan ini merupakan olahan kacang yang dibuat menggunakan kacang pilihan yang direndam selama tiga sampai lima jam lalu dijemur sampai kering sebelum nantinya digongseng dengan menggunakan pasir. Tujuan penggunaan pasir sebagai perantara penggorengan adalah agar kacang yang dibuat tidak kehilangan cita rasanya. Proses tersebut membuat kacang ini mempunyai ciri khas warna yang sedikit hitam dan masih terdapat kulitnya yang sedikit berabu. Mampukah kamu membayangkan bagaimana aroma khasnya?

Untuk mendapatkan cemilan ini, bisa dijumpai di hampir semua toko maupun kedai yang berada di dekat kedai menuju Danau Toba. Adanya warna hitam dan abu yang menempel adalah karena cara memasaknya dengan cara digongseng menggunakan pasir.

10. Pia Tamiang

Pia Tamiang
Pia Tamiang

Pia adalah sejenis kue kering yang dibuat menggunakan tepung, minyak, dan air kemudian ditambah dengan isian tertentu untuk memberikan rasa. Salah satu produk pia yang terkenal dan banyak diminati di Medan adalah pia tamiang yang dulunya bernama pia Hou Chen.yang telah ada sejak 40 tahun lalu. Nama Tamiang dipilih karena berdasarkan alamat pembuatannya yang berada di Jalan Tamiang No. 16.

11. Ikan Sale

Ikan Sale
Ikan Sale

Ikan yang dimasak menggunakan cara diasapi atau dijemur ini menciptakan ikan yang memiliki kadar air sedikit yang lebih awet. Ikan lele Limbat adalah bahan utama yang dipakai untuk pembuatan ikan sale. Untuk mendapatkannya bisa langsung menuju ke Jalan MT Haryono tepatnya di pusar Central belakang Medan Mall. Di sana terdapat bermacam-macam sale ikan dengan berbagai ukuran yang dijual saat masih mentah agar bisa diolah di rumah.

Untuk mendapatakan satu kilogram ikan sale kamu hanya perlu membayar uang sebesar Rp. 40.000, kamu dapat membeli ikan sale yang telah diolah di restoran-restoran namun dengan harga yang lebih mahal.

12. Lemang

Lemang
Lemang

Lemang menjadi sajian wajib masyarakat Kota Medan pada saat berbuka puasa, makanan ini bisa menjadi makanan berbuka ataupun sahur yang pas. Hal ini karena adanya ketan yang memiliki kandungan karbohidrat, cocok untuk mengganjal perut. Untuk bisa merasakan cita rasa makanan ini, kamu dapat membelinya di Lemang Flamboyan yang berada di Jalan Flamboyan. satu porsinya hanya Rp. 25.000.

13. Kain Ulos

Kain Ulos
Kain Ulos

Kain Ulos seharusnya bukan sesuatu hal yang asing untuk masyarakat Indonesia, karena kain ini merupakan kain tradisional khas asli suku batak yang dibuat dengan cara ditenun dengan motif dan warna tertentu yang sudah dikenal di berbagai daerah. Kain ulos memiliki filosofi kasih sayang, dibuat dengan waktu yang cukup lama karena t, sehingga wajar jika harganya cenderung mahal. Kain yang dipakai dengan cara diselampangkan atau diikatkan pada kepala dan badan tersebut memiliki beberapa motif yang dapat dengan mudah ditemui di Medan, seperti Pajak (Pasar) Sentral, Pasar Petisah, dan toko di sepanjang jalan menuju Danau Toba.

14. Batik Medan

Batik Medan
Batik Medan

Batik khas Medan merupakan batik  yang tergolong baru karena suku asli mereka yaitu suku Batak tidak menjadikan membatik sebagai budaya mereka. Corak batik Medan ini lebih condong pada motif-motif suku Batak dan ada yang mirip dengan kain Ulos.

Banyak sekali jenis oleh-oleh yang bisa kamu beli saat berlibur ke Medan. Jika kamu ingin membeli buah tangan berupa makanan, jangan lupa untuk memperhitungkan tingkat ketahanannya terlebih dahulu. Kain Ulos dan batik Medan bisa jadi pilihan yang aman untuk kamu jadikan sebagai oleh-oleh untuk orang tersayang. Jadilah bagian dari orang-orang yang mencintai produk dalam negeri, selain ikut mendukung perekonomian Indonesia, kamu juga telah berpartisipasi untuk melestarikan budaya Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here