Arti Kata Kadrun dan Penjelasan Lengkapnya

Mungkin banyak yang belum mengetahui arti sebenarnya dari ‘kadrun’, banyak yang mengira bahwa kata ‘kadrun’ hanyalah sebuah sebutan bagi orang orang yang tidak pro terhadap Jokowi. Selain itu juga banyak masyarakat yang mengira bahwa kadrun merupakan sebutan yang berasal dari orang-orang PKI. Padahal pada kenyataannya kata ‘kadrun’ merupakan sebuah singkatan yang jika diartikan adalah kadal gurun.

Apa itu kadal gurun ?

Kadal gurun atau dalam bahasa ilmiah disebut Uromastyx Aegyptia termasuk salah satu hewan reptil, sama seperti ular dan katak, kadal gurun juga termasuk pemangsa serangga hingga makhluk kecil seperti kalajengking dan kelabang. Kadal gurun memiliki ukuran tubuh yang cukup besari antara 38cm sampai 99cm, memiliki kulit yang tebal dan berwarna kecoklatan dengan ekor tebal yang memiliki benjolan benjolan keras sebagai pertahanan diri.

Tak jarang orang orang menjadikan daging kadal sebagai makanan, dan kulitnya yang dibuat menjadi kerajinan. Sayangnya keberadaan kadal gurun saat ini sudah hampir punah karena habitatnya yang sudah menjadi perkotaan dan permukiman.

Jadi dimana habitat kadal gurun ?

Kadal merupakan hewan yang tersebar sangat luas di dunia dan dapat dijumpai di semua habitat baik hutan, gurun pasir, padang rumput, kebun, sawah, daerah berawa, bahkan di pemukiman dan kota-kota. Jadi, sesuai dengan sebutannya hewan yang disebut kadal gurun ini adalah kadal yang habitatnya di gurun pasir. Mereka adalah spesies kadal yang telah beradaptasi dengan kehidupan di gurun pasir. Ada beberapa ciri khas kadal gurun diantaranya adalah ciri fisik, perilaku, juga makanan yang dikonsumsi.

Beberapa kadal gurun memiliki jari-jari berjumbai sisik yang berfungsi untuk membantu mereka berlari di padang pasir tanpa tenggelam. Bahkan spesies kadal gurun bertanduk mampu menyemprotkan darah dari matanya sebagai upaya penyelamatan diri untuk mengusir pemangsa.

Beberapa kadal gurun penggali bahkan memiliki sisik yang jelas pada kelopak mata merekayang berfungsi untuk melindungi mata mereka dari pasir, bahkan mata kadal gurun pun masih memungkinkan untuk melihat ketika mereka bergerak di bawah pasir. Kulit bersisik kadal gurun tidak tumbuh seiring bertambahnya usia. Kebanyakan kadal gurun melepas kulit mereka, atau berganti kulit dalam bentuk serpihan besar. Kadal gurun juga memiliki kemampuan untuk mematahkan bagian ekornya ketika predator meraihnya.

Kehidupan kadal gurun terbagi menjadi dua, ada yang hidup pada siang hari, ada juga yang hidup pada malam hari. Kadal gurun yang hidup pada malam hari mereka membentuk kelompok sosial keluarga dengan pasangan ayah, ibu, dan keturunannya, hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi kadal gurun yang hidup pada malam hari karena pada umumnya kadal memiliki perilaku yang tidak membentuk kelompok sosial.

Kadal gurun khususnya spesies Thorny devil, dapat menyisap air dari pasir melalui kaki dan punggungnya. Sama seperti semua jenis kadal pada umumnya, kadal gurun adalah ovipar, yaitu hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Telur kadal terdiri dari lapisan luar berupa cangkang yang lunak dan kedap air (biasanya berwarna putih) dengan dinding dalam berupa selaput. Mereka dapat menghasilkan 10 hingga 30 telur setiap kali berkembangbiak.

Kadal gurun biasanya memangsa invertebrata untuk menjadi makanannya, seperti semut, jangkrik, belalang, kumbang, cacing, lalat, kepik, dan beberapa bahan tanaman. Mereka sering ditemukan di sekitar bukit semut, disana mereka akan duduk dan menunggu semut lewat untuk menjadi santapannya. Beberapa jenis kadal gurun akan mencari area pasir yang lunak, mereka biasanya menggoyangkan dirinya sendiri dengan kuat, melempar pasir ke atas punggung dan hanya menyisakan kepala mereka. Ini memungkinkan mereka untuk
bersembunyi dari pemangsa dan menunggu mangsa mereka tanpa dicuriga.