Pengertian Bola Voli, Sejarah, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Teknik Dasar Bola Voli

Pengertian Bola Voli merupakan salah satu olahraga yang terdiri dari dua tim, dimana setiap tim terdiri dari 6 orang pemain yang area permainannya dipisahkan oleh net. Kedua tim dibatasi oleh sebuah net penghalang yang dipasang dengan dengan ketinggian tertentu. Tujuan olahraga ini adalah memukul bola hingga melewati net sekaligus menjatuhkannya ke lantai lapangan di area lawan. Cara memukul bolanya pun tidak boleh sembarangan, karena terdapat teknik-teknik tertentu yang harus dikuasai para pemain. Permainan bola voli ini dibagi menjadi 2–3 babak. Tim yang mendapatkan skor 25 terlebih dahulu akan dinyatakan sebagai pemenang di babak tersebut. Pemenang pertandingan adalah tim yang berhasil memenangkan dua babak.

Pengertian Bola Voli Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian bola voli menurut para ahli :

1. Aip Syaifudin dan Muhadi

Bola voli adalah permainan olah raga yang dimainkan oleh dua regu, dimana setiap regu terdiri dari 6 orang pemain. Masing-masing regu berusha untuk memukul dan menjatuhkan bola ke dalam lapangan lawan melewati bagian atas net serta mencegah regu lawan menjatuhkan bola ke dalam lapangan.

2. Mahfud Irsyada

Bola voli adalah suatu jenis permainan olah raga beregu yang melibatkan lebih dari satu orang pemain. Dalam hal ini, masing-masing tim bola voli memiliki enam orang pemain.

3. Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI)

Bola voli adalah olah raga yang di mainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan dengan dipisahkan oleh sebuah net. Tujuan dari permainan adalah melewatkan bola di atas net agar dapat jatuh menyentuh lantai lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga kali pantulan untuk mengembalikan bola.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Bola Voli adalah salah satu cabang olahraga bola dimana cara memainkannya dengan menjatuhkan bola ke dalam lapangan lawan sebanyak mungkin untuk mencapai skor tertentu.

Sejarah Bola Voli

Sejarah Bola Voli

Olahraga bola voli diciptakan pertama kali oleh William G. Morgan di sekitar akhir abad 19. William G. Morgan dahulunya bekerja di Young Men’s Christian Association (YMCA) di Massachusetts, khususnya di bidang pendidikan jasmani. William G. Morgan ini terinspirasi dari permainan bola basket yang diciptakan oleh James Naismith. Kemudian ia ingin menciptakan sebuah permainan untuk orang-orang tua, sebuah olahraga yang tidak terlalu menuntut kekuatan fisik seperti berlari.

Karena hal tesebut William G. Morgan akhirnya menciptakan permainan yang diberi nama mintonette. Olahraga ini merupakan gabungan antara beberapa olahraga, yaitu basket, bulu tangkis, hingga baseball. Seiring dengan berjalannya waktu, mintonette disukai oleh banyak orang dan permainan ini pun semakin berkembang. Mintonette yang saat ini dikenal sebagai voli secara resmi berubah menjadi volleyball (bola voli) pada tahun 1896.

Di Indonesia sendiri, permainan bola voli ini sudah dikenal sejak masa penjajahan. Negara Belanda dulunya “membawa” olahraga ini ke Indonesia dan memainkannya bersama golongan bangsawan. Sejak saat itulah olahraga voli terus mengalami perkembangan, terutama setelah Indonesia merdeka. Klub-klub bola voli mulai bermunculan di berbagai daerah. Pada tahun 1955, akhirnya dibentuklah sebuah organisasi untuk olahraga voli, yaitu PBVSI.

Peraturan Bola Voli

Peraturan Bola Voli

Setiap permainan selalu ada aturan di dalamnya, agar setiap orang tidak bisa seenaknya dan agar terdapat skor yang akhirnya menentukan tim mana yang memengangkan permainan tersebut. Maka memahami peraturan sangatlah penting, termasuk dalam memainkan bola voli. Olahraga bola voli ini memiliki sejumlah aturan yang berkaitan dengan hal teknis, pelanggaran, serta penghitungan skor.

1. Aturan Main Dan Pelanggaran

  • Setiap tim terdiri dari enam orang. Ada empat peran yang harus dimiliki setiap tim, yaitu spiker, tosser, defender, dan libero.
  • Jumlah pemain dalam satu tim minimal empat orang.
  • Permainan dimulai dengan lempar koin untuk menentukan tim mana yang berhak melakukan servis pertama kali.
  • Servis dilakukan di luar garis lapangan dan bola harus bisa melewati net.
  • Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis lapangan.
  • Pemain harus melakukan passing, smash, dan teknik lainnya di area lapangannya sendiri. Artinya, pemain tidak boleh sampai melewati batas net atau masuk ke area lawan.
  • Bola dinyatakan masuk apabila sudah menyentuh lantai dan berada di dalam garis lapangan permainan.
  • Pemain hanya boleh memukul/memantulkan bola, bukan menangkap atau melemparnya seperti pada permainan basket. Menangkap dan melempar bola akan dinilai sebagai suatu pelanggaran.
  • Pemain boleh menggunakan anggota tubuh mana saja untuk memantulkan bola. Pemain dianggap melakukan pelanggaran apabila memantulkan bola dengan cara menendang.
  • Tidak ada batasan untuk pergantian pemain dan boleh dilakukan berkali-kali.
  • Pemain dilarang menyentuh net secara sengaja maupun tidak sengaja.
  • Berbicara kasar, baik kepada tim lawan maupun wasit, bisa dianggap sebagai pelanggaran.

2. Penghitungan Skor

Permainan bola voli biasanya berlangsung selama 2–3 set. Dua babak pertama akan menentukan apakah set tambahan perlu dilakukan atau tidak. Apabila ada tim yang langsung memenangkan dua set secara berturut-turut, maka tidak perlu diadakan pertandingan selanjutnya.

Tim yang memiliki skor unggul akan langsung dinyatakan sebagai pemenang. Adapun saat kedua tim sama-sama menang di dua set pertama, pertandingan akan berlanjut sampai set ketiga. Babak inilah yang akan menentukan siapa pemenangnya.

Sementara untuk penghitungan skor, olahraga ini menggunakan sistem rally point dengan jumlah poin 25. Artinya, tim yang mendapatkan poin 25 terlebih dahulu akan dinyatakan menang di babak tersebut. Akan tetapi, apabila terjadi skor seri (misalnya 24-24), poin kemenangan akan berubah. Pertandingan otomatis dilanjutkan sampai ada salah satu tim yang berhasil memimpin dengan selisih dua angka.

Ukuran Lapangan Bola Voli

Ukuran Lapangan Bola Voli

Sama seperti olahraga lainnya, bola voli juga dimainkan di lapangan dengan ukuran tertentu, serta aspek lain yang ada di dalamnya, termasuk net dan bola.

1. Lapangan Bola Voli

  • Panjang : 18 meter
  • Lebar : 9 meter
  • Lebar garis lapangan : 5 cm
  • Area serang : 3 meter dari garis tengah
  • Panjang area servis : 3 meter di belakang garis lapangan

2. Net Bola Voli

  • Tinggi net untuk voli putra : 2,43 meter
  • Tinggi net untuk voli putri : 2,24 meter
  • Panjang net : 9 meter
  • Lebar net : 1 meter
  • Jarak tiang net dengan garis tepi lapangan : 0,5–1 meter
  • Lebar pita tepian net : 5 cm
  • Ukuran jaring : 10 cm (berbentuk persegi)
  • Tinggi antena : 80 cm di atas net

3. Bola Voli

  • Bahan : Kulit atau yang sintetis
  • Bentuk : Bulat sempurna
  • Diameter : 18–20 cm
  • Keliling lingkaran : 65–67 cm
  • Berat : 260–280 gram
  • Tekanan : 4,26 – 4,61 hPa/psi

Teknik Dasar Bola Voli

Bermain voli membutuhkan teknik-teknik tertentu dalam memukul bola. Terdapat empat teknik dasar yang harus dikuasai oleh para pemain, yaitu servis, passing, smash, dan juga blocking, berikut penjelasannya :

1. Servis

Servis adalah teknik memukul bola dari luar garis lapangan untuk memulai permainan. Servis bisa sangat menentukan jalannya permainan, maka pukulan bola harus dilakukan dengan kuat dan tepat.

2. Passing

Teknik passing dilakukan untuk mengendalikan permainan. Pemain dapat melakukan passing untuk menerima bola, menangkis, sekaligus mengembalikan serangan lawan. Passing juga berguna untuk memberikan umpan kepada rekan satu tim.

3. Smash atau Spike

Smash termasuk dalam teknik menyerang yang membutuhkan insting, kekuatan tangan, dan juga keakuratan tinggi. Smash bertujuan untuk mematahkan serangan lawan sekaligus untuk mencetak poin. Teknik smash ini hampir mirip seperti jumping service, yaitu dengan cara melompat dan memukul bola dengan sangat kuat. Setidaknya, ada empat tahap gerakan dalam melakukan smash, yaitu berlari, melompat, memukul bola, lalu mendarat. Smash sebenarnya cukup sulit untuk dipelajari, tetapi teknik ini bisa menjadi penentu kemenangan apabila tembakannya bagus dan tepat sasaran.

4. Blocking

Teknik ini berguna untuk menahan serangan sekaligus mencegah agar lawan gagal mencetak poin. Cara melakukan blocking adalah berdiri di dekat net dan harus dalam posisi siap melompat. Ketika serangan bola datang, pemain harus langsung melompat sambil mengangkat kedua tangan untuk menghalau bola. Teknik ini memang terlihat lebih mudah ketimbang yang lainnya, tetapi blocking tetap membutuhkan latihan agar pemain bisa menguasainya.

Demikian pembahasan mengenai pengertian bola voli, sejarah, peraturan, ukuran lapangan dan teknik dasar bola voli. Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.