Viral Bripka Ambarita Paksa Periksa HP Pengendara, Justru Ini Penjelasan Youtuber Polisi Ipda Benny

1
1582
Viral Bripka Ambarita Paksa Periksa HP Pengendara, Justru Ini Penjelasan Youtuber Polisi Ipda Benny

Peristiwa pemeriksaan hp oleh sesosok polisi dari satuan Raimas Backbone Bripka Ambarita kepada seorang pengendara di Jakarta Timur mendapat perhatian khusus dari netizen. Penggeledahan tersebut terlihat terjadi pada malam hari, yang mana Bripka Ambarita dan kawan-kawan memaksa agar hp milik seorang pengendara bersedia diperiksa.

Menanggapi permintaan Bripka Ambarita Cs, Pengendara yang mengenakan topi berwarna coklat muda itu keberatan. Ia bergumam bahwa Hp adalah privasi dan butuh keterangan yang jelas sebelum polisi bisa memeriksanya.

Cekcok terjadi, mana kala si pengendara yang belum diketahui namanya, berujar butuh sangkaan yang jelas sebelum hpnya diperiksa. Kasus ini membuat netizen menggeliat. Bahkan ratusan komentar membanjiri kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL yang mengupload video pemeriksaan tersebut pada Selasa 19 Desember 2019.

Kasus bermula saat remaja itu tidak terima ponsel miliknya diperika oleh Bripka Rustamaji. Pengendara tersebut tidak terima. Berikut kutipan cekcok yang terjadi, tanpa ada pembiasan di wajah pengendara.

Pengendara : Privasi saya lah. Kalau saya terlibat kejahatan baru bisa diperiksa.

Bripka Rustamaji : Kenapa emang. Saya polisi, boleh memeriksa. Ada aturannya mas.

Pengendara :Masa ada aturannya, saya kan gak buat kejahatan. Privasi.

Bripka Ambarita yang dikenal tegas itupun masuk ke dalam pembicaraan keduanya. Ia menjelaskan kepada remaja pengendara ini, bahwa apa yang ia lakukan dan kawan-kawan ada aturannya. Bahkan mereka menilai jika si pengendara menolak, artinya ada dugaan kejahatan.

Bripka Ambarita : Ada aturannya mas. Kenapa memang gak mau. Ada apa ini? Biar saya jelasin, tugas dan wewenang polisi apa. Undang-undang privasi apa sih? Biar adu data kita. Tahu apa tugas kami, iya (Kamtibmas) dan memeriksa identitas. Gak ada di situ diterangkan (kalau identitas hanya KTP saja)

Ambarita berdalih lantaran tidak mengenal satu sama lain dengan pengendara, tentu ia butuh pemeriksaan yang lebih mendalam.

Bripka Ambarita : Kalau ada rencana pembunuhan di situ? Emang saya kenal sama kau. Kau rencanakan di situ, kau rencanakan jual sabu?. Gak mungkin saya ungkap di situ ada porno, ada BF ke tetanggamu. Saya cuma untuk pencegahan.

Meski sempat bertahan dengan argumentasinya, pengendara tersebut kemudian menyerahkan HP miliknya untuk diperika. Hal tersebut kemudian berlanjut dengan melepaskan pengendara dan temannya lantaran tak ditemukan pelanggaran apapun, baik narkoba maupun kejahatan kekerasan

Menilik dari kontroversi pemeriksaan hp yang dilakukan Bripka Ambarita dan kawan-kawan. Ada sesosok polisi Youteber bernama Ipda Benny. Polisi yang kerap menyiarkan konten-konten pemahaman hukum ini sempat mengupload video, Bolehkah Petugas Memeriksa Handphone kita tanpa izin? jauh sebelum viralnya Bripka Ambarita memeriksa hanphone pengendara.

Video ini diupload 2 Maret 2019. Berikut Keterangan Youtuber Polisi Ipda Benny

“Barang pribadi kita tidak boleh diminta oleh siapapun. Ini handphone pribadi, polisi atau siapapun tidak boleh meminta. Kecuali ada hubungannya dengan tindak pidana yang sedang ditangani. Nah itu boleh, tapi tidak sembarangan mengambil. Polisi untuk menyita ada surat izin dari ketua pengadilan bahwa boleh menyita itu. Polisi tidak boleh menyita berhak sendiri. Kecuali ada surat izin sita. Itu dasar hukumnya,” ujar Ipda Benny

Benny kemudian menekankan untuk melawan jika seorang polisi datang memeriksa tanpa membawa surat dari pengadilan

“Kalau tiba tiba datang petugas saat kita nongkrong. Dia bilang kita ada terlibat narkoba, itu gak bisa. Itu tidak boleh. Jangan dikasih rekan rekan,” ujarnya lagi.(AM-Teropong)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here