Pengertian Puisi, Unsur dan Jenis – Jenis Puisi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Secara etimologis puisi berasal dari bahasa Yunani Kuno poieo atau pocima yang berarti i create dalam bahasa Inggris, atau jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti “aku membuat”. Singkatnya secara etimologis puisi diartikan sebagai sebuah seni tertulis yang dibuat oleh manusia.

Secara umum pengertian puisi dapat diartikan sebagai sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, lirik dan menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu. Puisi merupakan karya sastra yang berasal dari hasil perasaan dan ekspresi yang diungkapankan oleh penyair.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian puisi menurut beberapa ahli :

1. Menurut Hudson

Puisi adalah salah satu cabang sastra yang menggunakan kata-kata sebagai media penyampaian untuk membuahkan ilusi dan imajinasi, seperti halnya lukisan yang menggunakan garis dan warna dalam menggambarkan gagasan pelukisnya.

2. Menurut Aristoteles

Puisi adalah fragmen yang ada penyair yang menggambarkan tiga genre puisi adalah epik, komik, yang tragis dan mengembangkan aturan untuk membedakan puisi kualitas tertinggi setiap genre, berdasarkan tujuan yang mendasari genre.

3. Menurut Sumardi

Puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan bahasanya dan diberi irama sesuai bunyi yang padu dengan pemilihan kata kiasan yang bersifat imajinatif.

4. Menurut Shelley

Puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup seperti peristiwa-peristiwa yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan, kegembiraan yang memuncak, bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat dicintai.

5. Menurut Paul Valery

Puisi merupakan sebuah seni yang didasarkan pada bahasa, namun puisi memiliki makna yang lebih umum yang sulit untuk menentukannya. Puisi juga bertujuan mengungkapkan keadaan pikiran tertentu

6. Menurut Zulfahnur

Puisi adalah ekspresi pengalaman batin dan jiwa seseorang tentang kehidupan manusia, alam dan Tuhan dengan media bahasa yang indah yang secara terpadu dan utuh dipadatkan kata-katanya, disusun dalam bentuk teks.

7. Menurut Samuel Taylor Coleridge

Puisi merupakan kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun secara sebaik-baikna, misalnya seimbang, simetris, antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat hubungannya dan sebagainya.

8. Menurut Samad Said

Puisi merupakan suatu pernyataan dan pandangan hidup seorang penyair yang memandang sesuatu peristiwa alam dengan ketajaman perasaannya.

9. Menurut Dresden

Puisi adalah sebuah dunia dalam kata. Isi yang terkandung di dalam puisi merupakan cerminan pengalaman, pengetahuan dan perasaan penyair yang membentuk sebuah dunia bernama puisi.

10. Menurut William Wordsworth

Puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan-perasaan yang penuh daya, memperoleh asalnya dari emosi atau rasa yang dikumpulkan kembali dalam kedamaian.

11. Menurut H.B. Jassin

Puisi merupakan suatu pengucapan dengan sebuah perasaan yang di dalamnya mengandung suatu fikiran-fikiran dan sebuah tanggapan-tanggapan.

12. Menurut Carol

Puisi adalah pakaian perasaan atau karya sastra darimana kata-kata tampaknya dibuat khusus dari memori atau keinginan.

13. Menurut Edwin Arlington Robinson

Puisi adalah suatu bahasa yang akan disampaikan sesuatu yang tidak hendak dinyatakan, tidak diperkirakan sama dan ada puisi yang benar atau sebaliknya.

14. Menurut Andrew Bradley

Andrew berpendapat bahwa puisi terdiri daripada rangkaian pengalaman tentang bunyi, gambar, pemikiran dan emosi yang kita alami sewaktu kita membacanya dengan cara sepuitis mungkin.

15. Menurut John Keats

Puisi merupakan suatu usaha untuk membaca indah dari membayangkan suatu narasi proses pemikiran yang bersifat logis. Ia tidak menyiratkan sebuah puisi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki narasi.

16. Menurut Anne Rouse

Puisi adalah intensitas di pusat kehidupan, dan tentang kerumitan berekspresi tanpa apresiasi dari mereka, orang yang dikutuk untuk emosi sederhana dan eskpresi mentah.

17. Menurut Dick Hartono

Puisi adalah karya sastra yang terdiri dari unsur-unsur penting yaitu unsur tematik atau unsur semantik puisi dan unsur sintaksis puisi. Unsur tematik puisi lebih menunjuk ke arah struktur batin puisi, sementara unsur sintaksi menunjuk ke arah struktur fisik puisi.

18. Menurut Putu Arya Tirtawirya

Puisi merupakan suatu ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, dimana kata-katanya condong pada suatu makna konotatif.

Unsur – Unsur Puisi

Butet Kartaredjasa Baca Puisi

Berikut ini yang menjadi unsur-unsur dalam puisi:

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik puisi merupakan suatu yang terdapat dalam puisi itu sendiri, berikut ini yang termasuk kedalam unsur intrinsik puisi :

  • Tema.
    Tentunya dalam puisi juga terdapat satu gagasan pokok yang ingin penulis sampaikan kepada penikmat puisinya.
  • Diksi (Pilihan Kata).
    Dalam membuat puisi tentunya harus bisa memilih kata yang sesuai agar puisi terasa indah ketika disampaikan.
  • Majas (Gaya Bahasa).
    Majas biasanya dipakai penyair untuk menyatakan sesuatu dengan cara yang tidak umum menggunakan kata-kata yang bermakna kiasan agar lebih menarik dan indah.
  • Imaji (Daya Bayang).
    Penggunaan kata dalam puisi juga perlu bersifat imaji dimana penikmat puisi dapat membayangkan secara visual isi dari puisi tersebut
  • Bunyi.
    Nah pemilihan kata yang baik akan menghasilkan bunyi yang baik juga, bunyi tentunya penting untuk membuat penikmat merasakan pesan yang ada pada puisi tersebut.
  • Rima.
    Rima merupakan perulangan dari bunyi yang tujuannya menciptakan keindahan saat puisi dibacakan.
  • Ritme.
    Ritme dalam puisi mengacu pada dinamika suara dalam puisi agar tidak dirasa membosankan atau monoton bagi para penikmat puisi.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik puisi merupakan unsur yang berada di luar dari puisi dan mempengaruhi kehadiran puisi sebagai karya seni. Berikut ini yang termasuk kedalam unsur ekstrinsik puisi:

  • Aspek Historis.
    Aspek ini mengacu pada unsur-unsur sejarah, cerita baik masa lalu ataupun lainnya atau gagasan yang terkandung dalam puisi.
  • Aspek Psikologis.
    Maksud dari aspek psikologis mengacu pada aspek kejiwaan pengarang puisi tersebut.
  • Aspek Filsafat.
    Beberapa ahli berpendapat bahwa puisi memiliki kaitan yang erat dengan filsafat, namun beberapa ahli juga berpendapat bahwa puisi dan filsafat tidak ada kaitannya sama sekali. Namun jika dilihat mungkin beberapa puisi mengandung pandangan hidup dimana hal ini sesuai dengan arti filsafat.
  • Aspek Religius.
    Dalam penulisan puisi terdapat tema, tidak jarang beberapa puisi mengangkat tema tentang agama dan tentunya hal ini akan memberikan nilai religius bagi penikmatnya.
  • Aspek Biografi.
    Biografi sebagai latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi sendiri karena pengalaman hidup dari penyair sendiri akan mempengaruhi karya puisi yang ingin diciptakan.
  • Aspek Nilai.
    Nilai-nilai yang ada pada puisi dapat berbentuk di beberapa bidang sepeti bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan dan lain-lain.
  • Aspek Masyarakat.
    Aspek masyarakat ini dapat berupa keadaan lingkungan disekitar sampai ke situasi politik suatu negara yang berkaitan yang dimasukan kedalam sebuah puisi.

Jenis – Jenis Puisi

Jenis – Jenis Puisi

Berikut ini jenis-jenis puisi berdasarkan zamannya :

1. Puisi Lama

Berikut ini yang termasuk jenis puisi lama:

  • Mantra
  • Pantun
  • Karmina
  • Seloka
  • Gurindam
  • Syair
  • Talibun

2. Puisi Baru

Berikut ini yang termasuk kedalam jenis puisi baru:

  • Balada
  • Himne (gita puja)
  • Ode
  • Epigram
  • Romansa
  • Elegi
  • Satire
  • Distikon
  • Terzina
  • Kuatren
  • Kuint
  • Sekstet
  • Septima
  • Soneta

3. Puisi Kontemporer

Berikut ini beberapa jenis puisi kontemporer:

  • Puisi mantra
  • Puisi mbeling
  • Puisi konkret

Demikian artikel mengenai Puisi, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih.