Jika Listrik Diputus PLN Karena Menunggak, Ini Solusinya

Di zaman modern ini tentunya listrik menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hal pencahayaan, mengisi daya pada gawai, dan banyak hal lainnya yang menjadi kebutuhan kita. Penggunaan listrik tentunya menambah kewajiban kita untuk membayar tagihan listrik tersebut kepada PLN. Tagihan listrik perbulan ini harus dibayar paling lambat tanggal 20 setiap bulannya. Namun pernahkah anda telat membayar tagihan PLN ? Entah lupa karena terlalu sibuk kerja, atau mungkin terhambat uang. Ada baiknya anda mengetahui sanksi dari PLN bagi penggunanya yang telat membayar tagihan, sanksi tersebut sebagai berikut:

1. Biaya Keterlambatan

Sesuai ketentuan dari PLN dimana pembayaran tagihan paling lambat adalah tanggal 20 setiap bulannya, maka bagi pengguna yang membayar lewat dari tanggal 20 akan dikenakan Biaya Keterlambatan (BK). Biaya Keterlambatan yang harus dibayarkan adalah sebagai berikut:

  • Batas Daya 450 dan 900 Volt Ampere (VA): Rp. 3.000/bulan
  • Batas Daya 1.300 Volt Ampere (VA): Rp. 5.000/bulan
  • Batas Daya 2.200 Volt Ampere (VA): Rp. 10.000/bulan
  • Batas Daya 3.500-5.500 Volt Ampere (VA): Rp. 50.000/bulan
  • Batas Daya 6.600-14.000 Volt Ampere (VA): 3% dari tagihan (minimal Rp. 75.000)/bulan
  • Batas Daya di atas 14.000 Volt Ampere (VA): 3% dari tagihan (minimal Rp. 100.000)/bulan

2. Pemutusan Listrik Sementara

Berikut ini ketentuan pemutusan listrik berdasarkan lamanya tunggakan tagihan:

  • 1 (satu) bulan tunggakan
    Tidak hanya membayar biaya keterlambatan, listrik juga akan diputus sementara oleh pihak PLN. Di bulan pertama menunggak, listrik akan diputus sementara melalui Miniature Circuit Breaker (MCB). Perangkat elektromekanis ini berfungsi sebagai pelindung rangkaian instalasi listrik dari arus lebih (over current). Jika ini terjadi, listrik otomatis tidak bisa menyala. Namun setelah dilakukan pelunasan, listrik akan aktif kembali seperti semula.
  • 2 (dua) bulan tunggakan
    Jika tunggakan sudah memasuki 2 (dua) bulan, sanksi yang diberikan lebih berat lagi. Listrik akan diputus sementara dengan pembongkaran Alat Pengukur dan Pembatas (APP) berupa kWH meter beserta MCB. Selain itu, aliran dari tiang migrasi ke meteran listrik rumah juga akan diputus. Pada tahap ini pengguna harus segera melunasi tagihan jika tidak ingin listrik di rumah diputus secara permanen.
  • 3 (tiga) bulan tunggakan
    Tiga bulan adalah jangka waktu terakhir yang diberikan PLN kepada pelanggan untuk melunasi semua tunggakannya. Jika kamu masih bandel, maka siap-siap aja nama anda akan dicoret dari daftar pelanggan PLN dan listrik pascabayar yang anda miliki akan diputus secara permanen.

Nah jika sudah terjadi tunggakan selama 3 (tiga) bulan maka anda harus melakukan pendaftaran ulang ke kantor PLN, dengan syarat melunasi tunggakan selama 3 bulan tersebut dan melengkapi syarat sebagai berikut:

  1. Nomor identitas pelanggan
  2. Rekening bulan terakhir
  3. Fotokopi identitas (KTP atau SIM)
  4. Nomor telepon yang bisa dihubungi.

Demikian artikel mengenai Pemutusan Listrik PLN Karena Menunggak, semoga dapat bermanfaat, jadilah warga negara yang baik salah satunya dengan cara membayar tagihan tepat waktu. Terima kasih.