14 Contoh Daftar Pustaka Makalah, Skripsi, Jurnal, Majalah Lengkap 2019

0
79
Contoh Daftar Pustaka
Contoh Daftar Pustaka

Pengertian daftar pustaka adalah rangkaian data-data sumber rujukan yang terletak di akhir suatu karya ilmiah sebagai bentuk penghargaan atau pengakuan kepada penulis aslinya. Sumber rujukan bisa berasal dari buku, internet, makalah, skripsi, jurnal dan karya ilmiah lainnya yang telah dipublikasikan. Masing-masing sumber rujukan tersebut memiliki cara penulisan yang berbeda-beda.

Daftar pustaka memiliki beberapa fungsi utama;

  1. Mempermudah pembaca untuk mencari sumber-sumber referensi yang dituliskan dalam daftar pustaka.
  2. Sebagai bentuk penghargaan terhadap karya dan tulisan seseorang yang telah dijadikan sumber materi.
  3. Menunjukkan kesan bahwa karya tersebut tidak dibuat secara asal-asalan, tetapi didasari dengan sumber-sumber yang terpercaya.

Meskipun kelihatan mudah, tapi ternyata banyak orang yang kesulitan dalam menulis daftar pustaka yang baik dan benar sesuai kaidah.

Nah, untuk memudahkan kamu membuat daftar pustaka, berikut ini akan saya jelaskan terlebih dahulu mengenai cara membuat daftar pustaka secara umum. Kemudian dilengkapi dengan contoh-contoh penulisan daftar pustaka di bawahnya.

Fungsi Daftar Pustaka

Tidak hanya sebagai tanda orisinalitas dari rujukan yang diambil. Contoh daftar pustaka yang digunakan juga memiliki fungsi dan alasan kenapa harus dilampirakn dalam setiap penulisan. Secara umum ada 4 fungsi yang dapat didalam penulisan daftar pustaka. Diantaranya :

  1. Sebagai tanda penghargaan terkait penulis yang diambil sebagai rujukan yang kita lampirkan didalam penulisan fdaftar pustaka dan dijadikan sebagai referensi;
  2. Membuktikan kejujuran didalam penulisan bahwasanya penulisan yang kita buat bukanlah berasal dari pemikiran pribadi. Namun, juga berasal dari hasil jerih payah pemikiran dan penelitian orang lain.
  3. Sebagai bahan rujukan lanjutan bagi pembaca yang membaca hasil penulisan yang telah dibuat untuk dijadikan sebagai bahan referensi lanjutan;
  4. Sebagai tanda bukti kelaziman suatu penulisan karya tulis. Menunjukkan bahwa penulisan karya tulis yang dibuat berasal dari berbagi sumber referensi dan acuan dalam membuat penulisan.

Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

Selain mempunyai fungsi pada contoh daftar pustaka. Penulisan daftar pustaka yang dilampirkan pada akhir penulisan yang dibuat memiliki tujuan yang perlu diketahui, diantara tujuan penulisan daftar pustaka adalah :

  1. Menarik para pembaca agar dapat mencari materi bacana yang dijadikan sebagai referensi bacaan yang berhubungan dengan isi penulisan karya tulis.
  2. Menjadi suatu karakteristik khas dari suatu karya tulis. Dengan berbagai referensi yang relevan yang dilampirkan di dalam penulisan yang telah dibuat.
  3. Sebagai bahan rujukan ataupun kajian serta Sumber Ilmu Pengetahuan yang saling berelasi satu sama lain.
  4. Mengetahui tempat dimana penerbit berasal dan kota tempat terbitnya.
  5. Menumbuhkan sikap percaya dari pembaca bahwasanya penulisan yang telah dibuat berasal dari sumber yang relevan dan mendukung keaslian penulisan penelitian.
  6. Menimbulkan rasa puas kepada pembaca dan pihak penulis bahwasanya tulisan yang dibuat merupakan tulisan yang dapat membantu menyelesaikan suatu permasalahan. Ataupun sebagai bahan referensi untuk penelitian selanjutnya..

Cara Membuat / Menulis Daftar Pustaka

Secara umum cara menulis daftar pustaka mengikuti kaidah unsur-unsur dibawah ini:

  1. Nama Pengarang
    Nama pengarang ditulis dengan urutan: nama akhir, nama tengah/awal (dengan disingkat). Tanpa gelar akademik, dan diikuti dengan tanda titik (.). Apabila sumber pustaka ditulis oleh lebih dari 1 orang dan kurang dari 6 orang, maka semua nama itu dicantumkan. Jika penulis lebih dari 6 orang maka ditulis 6 nama dan inisial mereka, lalu ditambahkan dkk atau et al.
  2. Tahun terbit dan diikuti tanda titik.
  3. Judul: ditulis dengan huruf miring (italic), atau tebal (Bold), atau garis bawah (Underline). Kemudian diikuti tanda titik.
  4. Tempat terbit yang diikuti dengan titik dua ( : )
  5. Penerbit, kemudian diakhiri dengan tanda titik.

Sekali lagi, itu adalah cara menulis daftar pustaka secara umum. Penulisannya bisa bervariasi tergantung jenis sumber yang digunakan.

Untuk lebih jelasnya langsung saja perhatikan contoh-contoh penulisan daftar pustaka berikut ini:

Contoh Daftar Pustaka dari Buku

Contoh Daftar Pustaka Dari Buku Secara Umum: Satu Orang Penulis

  • Lubis, Muhammad. 1999. Budaya Masyarakat Jawa di Indonesia. Jakarta: Airlangga.
  • Rendra, W.S. 1971. Ballada Orang-orang Tercinta. Jakarta: Balai Pustaka.

Contoh Daftar Pustaka Dari Buku: 2 dan 3 Penulis

  • Basuki, A.H., dan Putra Ahmad. 1998. Metode Pembelajaran Untuk Guru SD dan MI. Jakarta: Insan Pustaka.
  • Susilo, Ramadhan, Rudi Waluyo dan Angga Sela. 2002. Tata Bahasa Indonesia. Malang: Bagian Penerbitan Sastra Bahasa Indonesia UB.

Contoh Daftar Pustaka Dari Buku: Lebih Dari 6 Penulis

Mahendra, S.A., Noor, S.G., Sadiman, I.N., Tien, J., Kariba, D., Husna y., dkk. 2001. Peranan Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan Karakter Pemuda Indonesia. Jakarta: Pustaka Indonesia.

Contoh Daftar Pustaka Dari Buku: Tanpa Penulis

  • Depag. 2012. Tata Cara Pelaksanaan dan Tata Cara Haji dan Umrah. Jakarta: Depag.
  • Divisi SDM. 2011. Company Profile. Surabaya: Citra Van Titipan Kilat.

Contoh Daftar Pustaka Dari Buku Teks Terjemahan

Dalam pustaka buku terjemahan, nama penulis asli diletakkan paling depan, kemudian tahun penerbitan karya aslinya, lalu tahun penerjemahan, tempat penerjemahan diikuti tanda titik dua ( : ) penerbit terjemahan.

Contoh:

  • Bellanti, JA, Robbins, JB. 1985. Immunology III. Samik W (penterjemah). 2001. Malang, Indonesia: Brawijawa University Press.
  • Douglas, Robertson, C, Nicol, F. 1995. Macleod Pemeriksaan Klinis. Bakhri, Aburizal. 2007. Malaysia: Elsevier.Contoh Daftar Pustaka Dari Internet

Contoh Daftar Pustaka dari Internet

Boleh saja mengambil referensi dari internet, asal dari blog yang resmi dan jelas siapa pengarangnya. Kalaupun ada yang menuliskan namanya sebagai “anonymous” maka itu sangat lemah pertanggungjawabannya.

Cara penulisan daftar pustaka dari internet sedikit berbeda dengan buku. Perbedaan itu diantaranya:

  1. Tahun yang dicantumkan di awal adalah tahun penerbitan artikel itu.
  2. Disertakan alamat link artikel.
  3. Tidak ada nama tempat dan penerbit.

Agar lebih paham, perhatikan contoh daftar pustaka dari internet berikut ini:

Tyas, U., Toto, & Andin, E. 2015. Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Menarik Sesuai Tata Bahasa Indonesia. Diambil pada 4 November 2017 dari http://sharingkali.com/contoh-surat-lamaran-kerja/

Contoh Daftar Pustaka dari Jurnal

Hampir sama seperti buku, penulis jurnal biasanya juga sering lebih dari satu atau lebih dari enam. Maka dalam hal ini kaidah penulisan namanya sama dengan poin “daftar pustaka dari buku” yang sudah dijelaskan di atas.

  • Adziimaa, A.F., Risanti, D.D., dan Mawarni, L.J. 2013. Sintesis natrium silikat dari lumpur Lapindo sebagai inhibitor korosi. Jurnal Teknik Pomits, 1(1), 1-6.
  • Christidis, G. E. and Hara Papantoni, 2008, Synthesis of FAU type zeolite Y from natural raw materials: Hydrothermal SiO2-Sinter and perlite glass, Open Mineral. J., 2, 1-5.

Catatan: Tulislah huruf kapital hanya pada awal judul.

Oh iya, jurnal juga ada yang berbentuk elektronik. Apabila mengambil referensi dari jurnal elektronik, maka sertakan juga link jurnalnya, dan tanggal aksesnya.

Contoh:

George PS, Jonathan KD, Pahlephyy IM, Bliss CA, Rudolf CM (2014). “Temporal Patterns of Happiness and Information in a Global Social Network: Hedonometrics and Twitter”. PLoS ONE, 6(12): e25751.DOI:10.1481/journal.pone.0027752 (diakses tanggal 19 Oktober 2017).

Contoh Daftar Pustaka dari Skripsi, Tesis dan Desertasi

Hal yang berbeda pada penulisan daftar pustaka dari skripsi/tesis/desertasi adalah adanya pernyataan skripsi, tesis atau desertasinya yang ditulis setelah judul. Pernyataan ditulis dengan cetak miring (italic). Kemudian jika skripsi tersebut tidak diterbitkan, maka beri keterangan “tidak diterbitkan” di akhir.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh-contoh berikut ini:

  • Sugiyanto. 2013. Implementasi Kesantunan Berbahasa antara Kepala Sekolah dengan Guru dan Staf SMA Muhammadiyah Surakarta. Tesis. Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  • Dzakiroh. 2009. Kajian Sosiolinguistik Penggantian Nama pada Masyarakat Rembang.
  • Skripsi. FKIP, Pend. Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Universitas Islam Negeri Malang.
  • Sulaiman, M.A. 2003. Suatu Upaya Pendekatan Fenomenologis Pada Situasi Pendidikan dan Kehidupan dalam Sekolah. Disertasi Doktor pada FPS IKIP Malang: tidak diterbitkan.

Contoh Daftar Pustaka dari Makalah

  • Kartasuwirya. M. 2012. Pengaruh Profesionalitas Petugas Bimbingan Terhadap Psikologis Pelajar. Makalah apda Konvensi 9 UM, Malang.
  • Indrastuti, E. 2015. Molar Patternsw On Javanese People. Makalah dipresentasikan pada The International Conference On Paleoanthropology, Januari 21-23, Beijing.
  • Habiburrahman. 2015. Sistematika Kurikulum Dalam Upaya Melestarikan Penulisan Sejarah yang Faktual. Makalah dipresentasikan pada Pekan Ilmuwan Nasional Indonesia, Oktober16-18, Yogyakarta.

Contoh Daftar Pustaka dari Koran, Majalah atau Buletin

  • Arifin, Musthofa. 2013. Rahasia Sukses Menjadi Publisher Lokal. KOMPAS, 2 November 2017.
  • Suwandi, Basir. 2016. Wireless RT RW Net dengan Wajan Bolik, REPUBLIKA. 25 Maret 2005.

Contoh Daftar Pustaka dari Undang-Undang / Peraturan Pemerintah

Dokumen yang dibuat oleh pemerintah dan pejabat negara Indonesia maka menjadi tanggung jawab mereka. Maka dalam hal ini pemerintah menjadi penulisnya. Sehingga bisa ditulis “Pemerintah Indonesia”. Atau Indonesia saja.

Contoh daftar pustaka dari undang-undang / perpu:

  • Pemerintah Indonesia. 2008. Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Yang Mengatur Tentang Informasi Serta Transaksi Elektronik, atau Teknologi Informasi. Lembaran Negara RI Tahun 2008, No. 115. Sekretariat Negara. Jakarta.
  • Pemerintah Indonesia. 2017. Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Lembaran Negara RI Tahun 2017, No. 60. Sekretariat Negara. Jakarta.

Contoh Daftar Pustaka dari Film / Video

Nama pembuat video atau produser film adalah penulisnya. Sertakan juga total durasi dari fillm/video.

  • Petrix, B. (Producer) 1992. On the Edge of The Forest. Hobart, Australia: Tasmanian Film Corporation. 30 mins.
  • Jenifer, J. 2010. Distant Voices. Uni Soviet: BBC Videocasette. 55 mins.

Contoh Daftar Pustaka dari Wawancara

Bila pustaka yang dijadikan referensi adalah hasil wawancara, maka yang harus dituliskan adalah nama pembicara, nama acara atau dalam momen apa, kemudian tahun wawancara dan tempat. Apabila wawancara ditayangkan pada suatu media tertentu, maka cantumkan juga media pemilik hak siar.

Contoh daftar pustaka dari wawancara:

  • Tedjo, Sudjiwo. 2014. Interview of “Sarangan History” on his home, Jl. Majapahit 20.
  • Situmorang, Soni. 2011. Menyambut Tahun Baru 2011. TVRI : Jakarta. 30 mins.

Contoh Daftar Pustaka dengan Urutan yang Benar

Selain penulisan, dalam membuat daftar pustaka juga harus memperhatikan prinsip susunan/urutannya. Prinsip urutannya menggunakan urutan abjad, yaitu dari awal dimulai dari A kemudian berlanjut sampai Z. Jika dalam penyusunannya terdapat angka, maka diurutkan dari yang terkecil ke yang besar (1-9).

Langsung saja, berikut ini contoh daftar pustaka dengan urutan yang benar:

DAFTAR PUSTAKA

  • Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  • Bacal, Robert. 2001. Performance Management, Alih Bahasa Surya Dharma dan Yanuar Irwan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  • Davis, Keith danWerther, Wiliam B. 1993.Personal Management and Human qwe Resources, Fourth Edition. Singapore: McGraw Hill.
  • Dessler, Gary. 2008. Human Resource Management Eleventh Edition. New Jersey: Pearson Education.
  • Djaali, dan Muljono, Pudji. 2008. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. aJakarta: PT. GramediaWidiasarana Indonesia.
  • Hanggraeni, Dewi. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: FEUI.
  • Kadir. 2010. Statistika Untuk Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Rosemata Sampurna.
  • Mangkunegara, A.A. AnwarPrabu. 2009.  ManajemenSumber Daya Manusia. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya. EvaluasiKinerja SDM. Bandung: Refika Aditama.
  • Mathis, Robert L. dan Jackson, John H. 2002.Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: SalembaEmpat.
  • Muhammad, Farouk, dan Djaali. 2005. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Restu Agung.
  • Riduwan, dan Akdon. 2005. Rumusdan Data dalam Analisis Statistika. Bandung. Alfabeta.
  • Riduwan. 2004. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
  • Rivai, Veithzal, dan Sagala, Ella Jauvani. Manajemen Sumber Daya Manusia. Dari Teori Ke Praktek. Jakarta: Rajagrafindo Persada
  • Siagian, Sondang P. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.
  • Simamora, Henry. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: STIE YKPN.
  • Singarimbun, Maria, dan Effendi, Sofyan. 1995. Metode Penelitian Survey, Edisi aRevisi. Jakarta: PT. Pustaka LP3ES.
  • Siregar, Syofian. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual dan SPSS. Jakarta: Kencana Pranada Media Group.
  • Sugiyono.2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Cetakan Ke-asdft4.Bandung: Alfabeta.
  • Sutrisno, Edy. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  • Suwatno, dan Priansa, Donny Juni. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.
  • Usman, Husaini, danPurnomo. S. 2009. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara
  • Uyanto, Stanislaus. S. 2006. PedomanAnalisis Data Denagn SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  • Wibowo. 2014. Manajemen Kinerja, Edisi Revisi. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
  • Wirawan. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga

Peraturan perundang-undangan:
1). Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
2). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis asdfgPengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah
3). Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
4). Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan

Cara Membuat Daftar Pustaka Secara Otomatis dengan Mc. Word

Perkembangan teknologi sangat pesat dan semakin canggih. Hal ini sangat membantu pekerjaan manusia dalam segala bidang. Termasuk buat kamu yang sedang akan menual daftar pustaka. Yaa, jika tahu caranya, sebenarnya kamu tidak perlu lagi membuat daftar pustaka secara manual.

Microsoft Word telah menyediakan fitur untuk menyusun daftar pustaka secara otomatis. Fitur ini sudah lama ada sebenarnya, hanya saja mungkin tidak semua orang tahu cara penggunaannya. Nah, jika kamu ingin membuat daftar pustaka secara otomatis, lihat video berikut ini:

  1. Pilih halaman tempat kamu akan membuat Daftar Pustaka
  2. Klik icon ‘Bibliography’ di toolbar Reference
  3. Pilih salah satu gaya yang ada, seperti :
  4. Bibliography
  5. References
  6. Works Cited

Nah kamu sudah tau banyak mengenai Daftar Pustaka, bagaimana setelah mengetahui informasinya membuat Daftar Pustaka bukan suatu hal yang susah bukan ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here