Pengertian Software, Kualifikasi, Fungsi dan Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Software

Software atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut perangkat lunak merupakan sekumpulan data elektronik yang tersimpan dan dikendalikan oleh perangkat komputer. Karena software merupakan kumpulan data elektronik tentunya software tidak memiliki wujud fisik dan juga tidak dapat dilihat. Data elektronik yang terdapat pada software merupakan instruksi-instruksi atau program yang nantinya akan menjalankan perintah khusus.

Pengertian Software Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian software menurut beberapa ahli:

1. Menurut Al Bahra bin Ladjamudin

Software adalah objek tertentu yang dapat dijalankan seperti kode sumber, kode objek atau sebuah program yang lengkap.

2. Menurut Wiwit Siswoutomo

Software adalah nyawa dari sebuah hardware atau komputer karena tanpa adanya perangkat lunak maka komputer hanyalah sebuah perangkat keras yang mati dan tidak dapat digunakan.

3. Menurut Sunarto

Software merupakan nyawa sebuah komputer sehingga komputer tidak dapat digunakan bila tidak dilengkapi dengan software.

4. Menurut Roger S. Pressman

Software adalah suatu perintah program dalam sebuah komputer yang apabila dieksekusi oleh penggunanya akan memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diharapkan oleh pengguna. Dengan kata lain, perangkat lunak berfungsi untuk memberi perintah kepada komputer agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan perintah user.

5. Menurut Melwin Syafrizal Daulay

Software adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai pengatur aktivitas kerja komputer dan seluruh intruksi yang mengarah pada sistem komputer dan menjembatani interaksi antara user dengan komputer.

6. Menurut Fauziah

Software adalah program untuk memasukkan data, mengecek data, menyimpan data, memperoleh data hasil, dan presentasi serta manipulasi data.

7. Menurut Imam Prayogo Pujiono

Software adalah suatu program dalam komputer yang dirancang sedemikian rupa, yang jika dijalankan akan memberikan perintah baik ke komputer atau hardware atau software lainnya dalam rangka menyelesaikan sebuah tugas, pekerjaan, dan juga tuntutan tertentu seperti yang diharapkan user.

8. Menurut Wilman dan Riyan

Software adalah sebuah perangkat operasi kerja untuk menjalankan berbagai komponen pada hardware yang memiliki sifat maya atau tidak terlihat tetapi bermanfaat bagi penggunanya.

Klasifikasi Software

Klasifikasi Software

Berikut ini merupakan 2 (dua) klasifikasi dari software:

1. Software Berdasarkan Jenis

Berikut ini klasifikasi software berdasarkan jenisnya:

  • Application Software atau Perangkat Lunak Aplikasi. Software ini memiliki fungsi tertentu, misalnya untuk presentasi dan pengolahan data.
  • Operating System atau Sistem Operasi. Software ini biasanya digunakan untuk mengkoordinasikan tiap komponen dan fungsi komputer.
  • Programming Language atau Bahasa Pemrograman. Software ini berfungsi sebagai pemberi instruksi standar.

2. Software Berdasarkan Distribusi

Berikut ini klasifikasi software berdasarkan distribusinya:

  • Freeware
    Freeware merupakan software tanpa batas waktu tertentu. Biasanya, software jenis ini memiliki fitur kurang lengkap dan tidak maksimal.
  • Open Source
    Open Soure merupakan software yang kode sumbernya dapat dibuka, diubah-ubah, ditingkatkan, dan disebarluaskan. Biasanya software jesni ini dapat diperoleh secara gratis dan dapat dikembangkan oleh orang lain dengan lisensi GPL (General Public License).
  • Shareware
    Shareware merupakan software untuk keperluan tertentu yang dibagikan secara gratis, biasanya sebagai demonstrasi dengan fitur terbatas dan penggunaannya untuk waktu terbatas.
  • Adware
    Adware merupakan software yang bisa didapatkan dan digunakan secara gratis namun dengan kompensasi adanya iklan yang muncul di komputer user.
  • Spyware
    Spyware merupakan perangkat lunak yang dibuat khusus untuk memata-matai segala aktivitas pengguna komputer. Biasanya, software jenis ini banyak disalahgunakan, seperti untuk mencuri data dari komputer lain.
  • Malware
    Malware merupakan software yang dianggap sebagai perusak, sehingga bisa berbahaya jika software malware disalahgunakan.
  • Firmware
    Firmware merupakan jenis software penyimpanan yang hanya dapat dibaca atau disebut juga Memory Read Only. Software ini bersifat paten, sehingga tidak bisa dilakukan modifikasi atau pengembangan meskipun ada masalah dalam fungsinya.

Fungsi Software

Fungsi Software

Berikut ini beberapa fungsi software secara umum:

  1. Sarana interaksi yang menghubungkan antara pengguna dengan perangkat kerasnya.
  2. Memproses data, perintah atau instruksi khusus agar pengguna dapat mengoperasikan komputernya sesuai dengan hasil informasi yang diinginkan.
  3. Menyediakan fungsi dasar dari sebuah perangkat keras agar dapat dioperasikan. Salah satunya seperti ketersediaan sistem operasi pada komputer.
  4. Penerjemah suatu perintah software lainnya ke dalam bahasa mesin, agar dapat dimengerti oleh komputer.
  5. Mengidentifikasi suatu program yang ada di sebuah komputer.

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Software

Faktor yang mempengaruhi kualitas software sebenarnya dibagi menjadi dua kategori yaitu faktor yang dapat diukur secara langsung seperti adanya error, dan faktor yang dapat diukur secara tidak langsung seperti usability dan maintainability. Namun menurut McCall berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas sebuah software:

  1. Correctness, yaitu tingkat pemenuhan program terhadap kebutuhan yang dispesifikasikan dan memenuhi tujuan atau misi konsumer.
  2. Reliability, yaitu tingkat kemampuan program yang diharapkan dapat menampilkan fungsi yang dimaksud dengan persisi yang diterapkan.
  3. Efficiency, yaitu jumlah sumberdaya yang diproses dan kode yang diperlukan oleh program untuk melaksanakan fungsi tersebut.
  4. Integrity, yaitu tingkat kemampuan pengawasan akses terhadap data atau software oleh orang-orang tertentu.
  5. Usability, yaitu usaha yang diperlukan untuk mempelajari, mengoperasikan, menyiapkan masukan dan mengartikan keluaran oleh program.
  6. Maintanability, yaitu usaha yang diperlukan untuk menetapkan dan memperbaiki kesalahan dalam program.
  7. Flexibility, yaitu usaha yang diperlukan untuk memodifikasi program operasional.
  8. Testability, yaitu usaha yang diperlukan untuk menguji program untuk memastikan bahwa program melaksanakan fungsi yang ditetapkan.
  9. Portability, yaitu usaha yang diperlukan untuk memindahkan program dari perangkat keras atay lingkungan sistem perangkat lunak tertentu ke yang lainnya.
  10. Reusability, yaitu tingkat kemampuan program atau bagian dari program yang dapat dipakai ulang dalam aplikasi lainnya, berkaitan dengan paket dan lingkup dari fungsi yang dilakukan oleh program.
  11. Interoperability, yaitu usaha yang diperlukan untuk menggabungkan satu sistem dengan yang lainnya.

Demikian artikel mengenai pengertian software, kualifikasi, fungsi dan faktor yang mempengaruhi kualitas software. Semoga bermanfaat.