Pengertian Produksi, Faktor – Faktor, Proses, Jenis – Jenis, Tingkatan dan Tujuan Produksi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) produksi merupakan kata benda yang berarti sebuah proses mengeluarkan hasil. Dalam bahasa Inggris produksi berasal dari kata to produce yang berarti menghasilkan. Dalam arti ekonomi, produksi merupakan sebuah kegiatan mengenai penciptaan dan penambahan atau utilitas terhadap sebuah barang dan jasa.

Secara umum pengertian produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan atau menghasilkan dan menambah nilai guna terhadap suatu barang atau jasa unruk memenuhi kebutuhan orang ataupun produsen.

Pengertian Produksi Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian produksi menurut beberapa ahli:

1. Menurut Drs. Mohamad Hatta

Produksi adalah seluruh pekerjaan yang menimbulkan guna, memperbesar guna yang ada, dan membagikan guna itu diantara orang banyak.

2. Menurut Drs. Eko Harsono

Produksi adalah setiap usaha manusia ataupun kegiatan yang membawa benda ke dalam suatu keadaan sehingga dapat dipergunakan untuk kebutuhan manusia dengan lebih baik.

3. Menurut Hadiprodjo dan Soedarmo

Produksi adalah proses untuk menciptakan atau menambah manfaat, bentuk, waktu dan tempat atas faktor produksi sehingga lebih dapat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia.

4. Menurut Heizer dan Render

Produksi merupakan serangkaian kegiatan untuk menghasilkan nilai dalam bentuk barang atau jasa dengan mengubah input menjadi output.

Faktor – Faktor Produksi

Faktor – Faktor Produksi

Berikut ini merupakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan produksi:

1. Faktor Produksi Alam

Faktor produksi alam merupakan semua kekayaan yang terdapat di alam semesta ini yang digunakan dalam proses produksi. Faktor produksi alam disebut juga dengan faktor produksi utama atau asli. Faktor produksi alam tersebut terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari, serta barang tambang.

2. Faktor Produksi Tenaga Kerja

Faktor produksi tenaga kerja merupakan suatu faktor produksi insani yang dengan secara langsung ataupun tidak itu dapat menjalankan kegiatan atau aktivitas produksi. Faktor produksi tenaga kerja ini ialah sebagai faktor produksi asli. Meskipun kini banyak kegiatan atau aktivitas proses produksi itu diperankan oleh mesin, namun keberadaan manusia tetap wajib diperlukan.

3. Faktor Produksi Modal

Faktor produksi modal merupakan faktor penunjang yang dapat mempercepat serta menambah kemampuan dalam hal memproduksi. Faktor produksi tersebut dapat terdiri dari mesin-mesin, sarana pengangkutan, bangunan, dan juga alat pengangkutan.

4. Faktor Produksi Keahlian

Faktor produksi keahlian merupakan suatu keahlian atau keterampilan individu dalam mengkoordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk dapat menghasilkan suatu barang serta jasa.

Proses Produksi

Proses Produksi

Berikut ini merupakan beberapa jenis proses produksi:

  1. Produksi Jangka Pendek
    Produksi jangka pendek merupakan proses produksi yang digunakan untuk memproduksi barang yang langsung dapat dikonsumsi seperti makanan dan minuman.
  2. Produksi Jangka Panjang
    Produksi jangka panjang merupakan proses produksi yang memerlukan waktu cukup lama sampai bisa dikonsumsi oleh konsumen, seperti proses pembuatan barang produksi berupa beras.
  3. Produksi Terus-Menerus
    Produksi terus menerus merupakan proses produksi yang umumnya terjadi dalam suatu pabrik, seperti pabrik gula.
  4. Produksi Berselingan
    Produksi berselingan merupakan proses produksi yang digunakan untuk menggabungkan beberapa bahan baku menjadi suatu barang jadi, seperti perusahaan perakitan motor dan mobil.

Jenis – Jenis Produksi

Jenis – Jenis Produksi

Berikut ini beberapa jenis produksi:

  1. Produksi Agraris
    Produksi agraris merupakan kegiatan produksi yang memanfaatkan sumber daya alam sebagai sumber utama untuk menghasilkan sebuah produk adalah produksi agraris.
  2. Produksi Industri
    Produksi industri merupakan kegiatan produksi yang menghasilkan sebuah barang baku menjadi barang setengah jadi maupun barang yang siap konsumsi melalui suatu badan usaha.
  3. Produksi Jasa
    Produksi jasa merupakan kegiatan produksi untuk menjual jasa berupa keahlian khusus untuk memenuhi kebutuhan manusia lainnya.
  4. Produksi Ekstraktif
    Kegiatan produksi ekstraktif merupakan kegiatan produksi yang mengutamakan sumber daya alam untuk diambil produknya secara langsung.
  5. Produksi Pengangkutan
    Kegiatan produksi pengangkutan merupakan kegiatan produksi yang memiliki fungsi untuk memindahkan suatu barang dari satu tempat ke tempat yang lain.

Tingkatan Produksi

Berikut ini merupakan tingkatan dalam produksi:

1. Tingkat produksi Primer

Pada tingkat produksi primer kegiatan produksi menghasilkan bahan-bahan dasar yang bisa langsung dikonsumsi atau yang akan digunakan dalam proses produksi selanjutnya. Bidang produksi ekstraktif dan agraris merupakan produksi tingkat primer. Tingkatan produksi primer menghasilkan barang-barang mentah untuk diproses lebih lanjut.

2. Tingkat produksi Sekunder

Tingkat produksi sekunder merupakan kegiatan produksi yang mengolah bahan-bahan dasar yang dihasilkan oleh tingkat produksi primer. Bidang produksi industri merupakan produksi tingkat sekunder.

3. Tingkat produksi Tersier

Tingkat produksi tersier merupakan kegiatan produksi yang bersifat memperlancar proses produksi dan menyalurkan hasil produksi. Bidang produksi perdagangan dan jasa termasuk kedalam produksi tingkat tersier.

Tujuan Produksi

Berikut ini merupakan tujuan dari adanya produksi secara umum:

1. Memperoleh Keuntungan

Tentunya setiap produsen menginginkan adanya keuntungan dari setiap kegiatan produksi yang dilakukan, dan tidak dipungkiri bahwa kegiatan produksi pun memang membutuhkan modal awal. Dengan adanya produksi ini tentunya produsen pun mengharapkan margin keuntungan yang didapat.

2. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Masyarakat tentunya memiliki berbagai macam kebutuhan untuk mendukung keberlangsungan hidupnya. Produsen berperan sebagai penyedia kebutuhan masyarakat dimana hal ini juga tentunya akan menambah nilai guna pada suatu produk agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Demikian artikel mengenai pengertian produksi, faktor – faktor, proses, jenis – jenis, tingkatan dan tujuan produksi. Semoga bermanfaat.