Pengertian Mikrotik, Sejarah, Jenis – Jenis dan Fungsi dari Mikrotik pada Jaringan Komputer

Secara umum pengertian mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang bisa digunakan untuk menjadikan sebuah komputer sebagai router network yang handal. Mikrotik sendiri memang sengaja didesain untuk memudahkan berbagai keperluan jaringan komputer, salah satunya seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer dari mulai skala kecil hingga kompleks. Mikrotik sendiri merupakan sistem operasi yang termasuk kedalam bagian open source system namun bukan perangkat lunak gratis.

Pengertian Mikrotik Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian mikrotik menurut beberapa ahli:

1. Umi Proboyekti

Mikrotik adalah sekumpulan komputer yang banyak dan terpisah, namun disatukan menjadi satu rangkaian yang saling mampu untuk mengerjakan tugas dan juga bisa untuk berkomunikasi dengan koneksi mikrotik.

2. Jafar Nor Yudianto

Mikrotik adalah komputer-komputer yang tentunya terpisah dan dirangkai menjadi satu rangkaian. Dan dengan rangkaian mikrotik itu akan menajdikan kamu mampu untuk menyatukan sumber daya seperti CPU, printer, dan lainnya. Mikrotik juga membantu untuk berkomunikasi antara jaringan komponen komputer satu dan yang lainnya menjadi lebih mudah.

3. Anonym

Mikrotik adalah sekelompok komputer yang mampu saling berhubungan satu sama lain dengan jaringan yang telah dirangkai dan dalam jaringan itu memiliki protokol yang akan menjadi sebuah penghubung antara komputer yang satu sama lain yang telah dihubungkan dengan mikrotik.

Sejarah Mikrotik

Pada tahun 1996 John dan Arnis membuat visi Mikrotik yaitu me-routing pada seluruh dunia. Di mulai dengan sebuah sistem Linux dan MS DOS yang mana dapat dikombinasikan dengan suatu teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet yang berkecepatan antara 2Mbps pada Molcova, tetangga sebuah Latvia, baru lalu kemudian melayani sebanyak lima pelanggannya pada Latvia. Saat ditanyakan mengenai berapa jumlah pelanggan yang dapat dilayaninya pada saat ini, Arnis kemudian menyebut antara 10 hingga 20 pelanggannya saja, sebab ambisi mereka ialah membuat sebuah satu peranti lunak router yang mana handal dan juga disebarkan ke pada seluruh didunia. Ini agaknya kontradiksi dengan sebuah informasi yang mana ada pada web Mikrotik, bahwa pada mereka memiliki 600 titik atau pelanggan, wireless dan paling terbesar di dunia.

Sebuah prinsip dasar mereka tidaklah untuk membuat Wireless ISP (WISP), namun membuat sebuah program router yang mana handal dan bisa dijalankan pada seluruh dunia. Latvia ini ialah hanya merupakan sebuah “tempat eksperimen” John dan Arnis, sebab saat ini mereka telah membantu pada negara-negara yang lain termasuk di Srilanka yang bisa melayani sekitar kurang lebih empat ratusan pelanggannya.

Linux pertama kali yang dipakai adalah model Kernel 2.2 yang telah dikembangkan dengan secara bersamaan dengan sebuah bantuan kurang lebih 5 – 15 orang dari staf R & D Mikrotik yang mana sekarang ini telah menguasai dunia routing pada negara – negara yang berkembang. Selain itu, mereka juga merekrut para tenaga lepas serta para pihak yang ketiga dengan sebuah intensif yang mengembangkan sebuah mikrotik dengan secara maraton.

Tujuan yang utama saat bagi mereka berdua yaitu untuk membangun software untuk routing, sementara itu kebutuhan pada perangkat keras juga bisa terus berkembang, hingga pada akhirnya mereka akan membuat berbagai macam hal perangkat keras yang mana dapat berhubungan dengan sebuah software yang telah mereka kembangkan itu.

Jenis – Jenis Mikrotik

Berikut ini merupakan 2 (dua) jenis mikrotik yang ada:

1. Mikrotik Router OS TM

Router OS jenis TM merupakan router yang bisa dipasang menggunakan komputer manapun. Hal ini karena mikrotik jenis ini merupakan sebuah software yang dapat dipasang pada perangkat PC menggunakan bantuan CD. Mikrotik Router OS TM merupakan perangkat lunak dan OS yang diperuntukkan sebagai router network. Penggunaannya mencakup fitur untuk wireless network dan membuat IP address. Namun, juga dibekali oleh banyak fitur yang sangat bagus. Berikut ini merupakan fitur yang dimiliki oleh Router OS TM:

  • Webproxy
  • Simple Tunnes
  • Routing – static routing
  • Point to point tunneling protocols
  • Ipsec
  • Hotspot
  • Firewall dan NAT
  • DHCP
  • Date Rate Management
  • Caching DNS Client, dan lain sebagainya.

2. Mikrotik Router Board

Mikrotik router board merupakan jenis perangkat keras. Sehingga, terdapat bentuk fisik apabila ingin menjalankan program yang dimiliki olehnya. Namun, ukuran dari hardware tersebut sangat kecil sehingga tidak akan mengganggu. Fungsi dari Router OS ini sudah melekat pada board sehingga tidak tergantung pada PC. Namun, terdapat dalam sebuah board yang dimilikinya. Tertanam processor, RAM, ROM, dan memory Flash. Sehingga, sistem di dalamnya sangat terintegrasi satu sama lain. Berikut ini merupakan fungsi dari Mikrotik Router Board:

  • Router jaringan
  • Proxy server
  • Hotspot server
  • DNS server
  • DHCP
  • Bandwidth management

Fungsi dari Mikrotik pada Jaringan Komputer

Berikut ini merupakan fungsi mikrotik pada suatu jaringan komputer:
1. Konfigurasi pada jaringan internet ini bisa dilakukan secara terpusat pada suatu mikrotik sehingga bisa memudahkan admin jaringan untuk bisa mengelola suatu jaringan tersebut.
2. Bisa dipakai untuk memblokir suatu situs-situs terlarang yang mana mengandung sebuah konten pornografi dengan memakai proxy sehingga dapat tercipta penggunaan internet yang secara positif.
3. Bisa dimanfaatkan sebagai biling hotspot yang sehingga dapat memudahkan didalam pengkonfigurasian dan juga pembagian bandwitch pada sebuah jaringan.
4. Bisa dipakai untuk sebuah pembuatan PPPoE pada Server.
5. Pengaturan serta Konfigurasi LAN bisa dikerjakan dengan cukup hanya mengandalkan sebuah PC Mikrotik Router OS dengan suatu spesifikasi perangkat keras yang mana
sangatlah rendah.
6. Memisahkan antara bandwith traffic internasional dengan local serta yang lainnya.

Demikian artikel mengenai pengertian mikrotik, sejarah, jenis – jenis dan fungsi dari mikrotik pada jaringan komputer. Semoga bermanfaat.