Pengertian Limbah, Jenis – Jenis, Dampak dan Pengelolaan Limbah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) limbah diartikan sebagai bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian.

Secara umum limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik induustri ataupun domestik (rumah tangga). Limbah juga dapat diartikan sebagai benda yang dibuang, baik berasal dari alam ataupun hasil proses teknologi yang dimana kehadirannya tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Pengertian Limbah Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian limbah menurut beberapa ahli:

1. Menurut Cahyono Budi Utomo

Limbah adalah benda atau zat yang timbul dari hasil kegiatan manusia yang tidak digunakan lagi, sehingga dibuang.

2. Menurut Diah Aryulina

Limbah adalah suatu benda atau zat yang emngandung berbagai bahan yang membayakan kehidupan manusia, hewan, serta mahluk hidup lainnya.

3. Menurut Ign Suharto

Limbah merupakan sebuah zat atau bahan buangan yang dihasilkan dari proses kegiatan manusia.

4. Menurut Saktiyono

Limbah adalah sisa-sisa dari proses produksi.

5. Menurut Karmana

Limbah adalah sisa atau sampah suatu proses programsi yang dapat menjadi bahan pencemaran atau polutan disuatu lingkungan. Banyak kegiatan manusia yang menghasilkan limbah antara lain kegiatan industri, transportasi, rumah tangga dan kegiatan lainnya.

6. Menurut Susilowarno

Limbah merupakan sisa atau hasil sampingan dari kegiatan programsi manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya. Pembungan limbah yang tidak diolah terlebih dulu sebelum dibuang ke dalam lingkungan akan menyebabkan polusi.

7. Menurut Tchobanoglous dan Elliassen

Limbah adalah gabungan cairan atau sampah yang terbawa air dari tempat tinggal, kantor, bangunan perdagangan, industri, serta air tanah, air permukaan, dan air hujan yang mungkin ada

8. Menurut Ir. Hieronymus Busi Santoso

Limbah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu sumber hasil aktivitas manusia atau proses-proses alam, dan tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi, bahkan dapat mempunyai nilai ekonomi yang negatif.

9. Menurut Darmadi

Limbah adalah produk akhir yang berupa material bangunan dari sebuah proses pencucian, dekontaminasi atau proses metabolisme tubuh, yang dapat berbentuk cairan atau setengah padat.

10. Menurut Deden Abdurahman

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada saat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena menurunkan kualitas lingkungan.

Jenis – Jenis Limbah

Jenis – Jenis Limbah

Berikut ini merupakan jenis-jenis limbah:

1. Limbah B3 (Bahan Bahaya Beracun)

Limbah B3 adalah sisa suatu kegiatan atau usaha yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasi ataupun jumlahnya dapat merusak dan mencemari sekaligus membahayakan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

2. Jenis Limbah Berdasarkan Sumbernya

  • Limbah Domestik, yaitu limbah yang dihasilkan dari sisa kegiatan rumah tangga, sekolah pasar dan tempat-tempat umum.
  • Limbah Non-Domestik, yaitu limbah-limbah yang dihasilkan dari industri, pabrik, perikanan, peternakan, pertanian, medis dan sabagainya.

3. Jenis Limbah Berdasarkan Wujudnya

  • Limbah Padat adalah limbah yang berwujud padat dan umumnya kering.
  • Limbah Cair adalah limbah yang berasal dari sisa kegiatan yang berbentuk cair dan mudah larut kedalam air.
  • Limbah Gas adalah limbah yang terdiri dari beberapa jenis senyawa kimia yang tercampur dalam gas.
  • Limbah Suara adalah suatu gelombang atau bunyi yang menganggu kenyamanan manusia, limbah jenis ini bisa berasal dari suara mesin pabrik, suara kendaraan, dan lain sebagainya.

4. Jenis Limbah Berdasarkan Senyawanya

  • Limbah Organik, yaitu limbah yang mengandung senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup, seperti kotoran hewan, buah-buahan yang busuk.
  • Limbah Non Organik, yaitu limbah yang sangat sulit untuk terurai seperti kaca, plastik.

Dampak Limbah

Dampak Limbah

Berikut ini merupakan dampak dari adanya limbah:

1. Dampak Limbah Terhadap Lingkungan

Secara umum, limbah memiliki dampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Selain merusak lingkungan dan menyebabkan nilai estetika lingkungan menjadi buruk, limbah juga dapat menyebabkan kematian terhadap organisme yang terdapat di lingkungan tersebut. Contohnya seperti limbah cair yang mengkontaminasi sungai. Racun yang terdapat pada limbah tersebut akan menyebabkan banyak organisme di dalam sungai tersebut mati keracunan. Kerusakan pada sungai tersebut pada akhirnya akan mengganggu keseimbangan ekosistem mahluk hidup secara keseluruhan.

2. Dampak Limbah Terhadap Manusia

Meskipun manusia adalah penyumbang limbah terbesar bagi bumi, namun sebenarnya yang paling merasakan dampak negatif pencemaran limbah adalah manusia itu sendiri. Ada banyak sekali gangguan kesehatan yang terjadi jika limbah beracun sudah mencemari lingkungan manusia. Gangguan kesehatan itu meliputi diare, keracunan, jamur pada kulit, sesak nafas, dan lain sebagainya.

Pengelolaan Limbah

Pengelolaan Limbah

Berikut ini merupakan cara pengelolaan limbah yang umum dilakukan:

1. Pengurangan Limbah

Banyaknya limbah yang ada tentunya dapat dikurangi dengan mengurangi jumlah pemakaian limbah. Contoh yang paling mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan botol air minum reusable untuk mengurangi sampah botol plastik dan penggunaan tas belanja reusable untuk mengurangi sampah kantong plastik.

2. Daur Ulang

Beberapa jenis limbah dapat didaur ulang sehingga menghasilkan barang lain yang dapat digunakan kembali. Sebagian besar limbah yang dapat didaur ulang adalah limbah anorganik seperti botol plastik, kaleng bekas, kain perca, pecahan kaca atau keramik dan lain sebagainya. Daur ulang limbah jika dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kreativitas maka akan menghasilkan barang-barang baru yang berguna serta memiliki nilai estetika tinggi, salah satu contohnya seperti daur ulang limbah menjadi kerajinan tangan. Selain limbah anorganik, daur ulang juga dapat dilakukan terhadap limbah organik. Sisa-sisa makanan maupun dedaunan kering jika ditimbun didalam tanah maka akan menghasilkan pupuk kompos untuk tanaman.

3. Pengolahan Limbah

Limbah-limbah yang memiliki kandungan berbahaya seperti limbah industri dapat diolah baik secara fisik, kimiawi maupun biologi. Pengolahan limbah secara fisik meliputi penyaringan, flotasi, filtrasi, dan teknologi membran. Pengolahan limbah secara kimia dapat berupa pengolahan dengan proses reduksi-oksidasi atau pengolahan tanpa proses reduksi-oksidasi. Pengolahan limbah secara biologi dapat dilakukan secara aerob maupun anaerob.

4. Pembuangan Limbah

Limbah yang tidak memiliki nilai guna atau dengan kata lan tidak dapat dimanfaatkan lagi, maka limbah tersebut dapat dibuang. Sebelum dibuang ke alam, limbah harus melalui proses pengolahan agar bahan-bahan berbahaya yang terkandung didalamnya hilang. Hal tersebut bertujuan agar limbah yang dibuang tidak berdampak negatif bagi lingkungan. Salah satu contoh pembuangan limbah adalah penimbunan limbah di dalam tanah.

Demikian artikel mengenai pengertian limbah, jenis – jenis, dampak dan pengelolaan limbah. Semoga bermanfaat, tetap jaga bumi kita dimulai dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, jangan lupa kurangi penggunaan produk-produk sekali pakai. Terima kasih.