Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram), Komponen, Jenis – Jenis, Fungsi, Manfaat dan Contoh ERD

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu bentuk diagram untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD digunakan untuk menyusun struktur data dan hubungan antar data, dan untuk menggambarkannya digunakan notasi, simbol, bagan, dan lain sebagainya.

Pengertian ERD Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian Entity Relationship Diagram (ERD) menurut para ahli:

1. Brady dan Loonam (2010)

ERD adalah sebuah teknik yang digunakan dalam memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi. Bisa dipahami kalau ERD hanyalah sebuah teknik untuk mengkategorikan data-data yang dibutuhkan secara terstruktur. Model ini akan berisi data yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk tahap analisis dari suatu kegiatan.

2. Rosa dan Shalahuddin (2013:50)

ERD adalah pemodelan awal basis data yang dikembangkan berdasarkan teori himpunan dalam bidang matematika. ERD digunakan untuk pemodelan basis data relasional.

3. Sutanta (2011)

ERD adalah sebuah model data yang dikembangkan berdasarkan obyek. Maksudnya, data-data yang terangkum sebagai data utama akan dikembangkan/diperjelas dengan data-data lainnya yang saling berkaitan.

4. Mata Toledo dan Cushman (2007)

ERD adalah representasi grafis dari logika database yang menyertakan detail deskripsi dari seluruh entitas, hubungan dan batasan. Ini berarti bahwa masing-masing data akan dijelaskan secara detail sesuai batasannya, kemudian dihubungkan dengan data-data lainnya.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebuah model data yang didalamnya berisi detail informasi dengan memanfaatkan gambaran grafis, yang berfungsi untuk mempermudah dalam menyelesaikan pengembangan sebuah sistem dan membantu memenuhi kebutuhan sistem analis.

Komponen Penyusun ERD

Entity Relationship Diagram memiliki komponen penyusun sebagai berikut:

1. Entitas

Entitas adalah kumpulan objek yang dapat diidentifikasikan secara unik atau saling berbeda. Simbol dari entitas biasanya digambarkan dengan persegi panjang. Ada juga “Entitas Lemah” yang dilambangkan dengan gambar persegi panjang kecil di dalam persegi panjang yang lebih besar. Entitas lemah harus berhubungan langsung dengan entitas lain sebab dia tidak dapat teridentifikasi secara unik.

2. Atribut

Atribut adalah elemen pada suatu entitas yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Atribut kunci merupakan hal pembeda atribut dengan entitas. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips dan terbagi menjadi beberapa jenis, sebagai berikut:

  • Atribut kunci (key)
    Atribut kunci merupakan atribut yang digunakan untuk menentukan entitas secara unik. Contoh: NPWP, NIM (Nomor Induk Mahasiswa).
  • Atribut simpel
    Atribut simpel merupakan atribut bernilai tunggal yang tidak dapat dipecah lagi (atomic). Contoh: Alamat, tahun terbit buku, nama penerbit.
  • Atribut multinilai (multivalue)
    Atribut multinilai merupakan atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap entitas instan. Contoh: nama beberapa pengarang dari sebuah buku pelajaran.
  • Atribut gabungan (composite)
    Atribut gabungan adalah atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil dengan arti tertentu. Contoh: nama lengkap yang terbagi menjadi nama depan, tengah, dan belakang.
  • Atribut derivatif
    Atribut derivatif adalah atribut yang dihasilkan dari atribut lain dan tidak wajib ditulis dalam diagram ER. Contoh: usia, kelas, selisih harga.

3. Relasi

Relasi merupakan hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Gambar relasi diwakili oleh simbol belah ketupat. Relasi juga terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • One to one
    Dalam relasi one to one ini setiap entitas hanya bisa mempunyai relasi dengan satu entitas lain. Contoh: siswa dengan nomor induk siswa
  • One to many
    One to many adalah hubungan antara satu entitas dengan beberapa entitas dan sebaliknya. Contoh: guru dengan murid dan sebaliknya.
  • Many to many
    Dalam relasi many to many setiap entitas bisa mempunyai relasi dengan entitas lain dan sebaliknya. Contoh: siswa dan ekstrakurikuler.

4. Garis

Garis merupakan penghubung antar atribut untuk menunjukkan hubungan entitas pada diagram ER. Selain sebagai penghubung, garis juga berperan sebagai relasi yang menginformasikan fungsi dari Entity yang satu dengan lainnya. Melalui Garis ini kita bisa mengetahui bagaimana flow suatu ERD mulai dari memulai flow sampai akhirnya.

Jenis – Jenis Atribut dalam ERD

Berikut merupakan jenis-jenis atribut dalam ERD:

  1. Identifier (Key) digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik (Primary Key).
  2. Descriptor (NonKey Attribute) digunakan untuk menspesifikasikan karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.
  3. Relasi adalah hubungan antara beberapa entitas. sebagai contoh relasi antar mahaiswa dengan mata kuliah dimana setiap mahasiswa bisa mengambil beberapa mata kuliah dan setiap mata kuliah bisa diambil oleh lebih dari 1 mahasiswa. relasi tersebut memiliki hubungan banyak ke banyak.

Fungsi, Manfaat atau Peran dari ERD (Entity Pelationship Diagram)

Berikut beberapa fungsi, manfaat atau peran dari ERD, diantaranya:

  1. Memudahkan dalam menganalisis dan mengetahui perubahan sistem dari awal.
  2. Gambaran umum untuk sistem yang akan dibuat sehingga dapat memudahkan para developer.
  3. Menghasilkan dokumentasi yang baik untuk diskusi.
  4. Representasi visual yaitu menawarkan persentasi visual dari tata letak.
  5. Menjadikan sebuah komunikasi yang efektif.
  6. Fleksibilitas tinggi.
  7. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, yang digambarkan menggunakan beberapa notasi dan symbol.
  8. Menghilangkan redundansi data
  9. Memperkecil jumlah relasi di dalam basis data
  10. Menjadikan relasi normal, sehingga dapat memperkecil permasalahan pada pembaharuan, penambahan, maupun penghapusan.
  11. Model untuk struktur data dan hubungan antar data.
  12. Menentukan Entitas yaitu meliputi : konsep, kejadian, peran, lokasi dan hal nyata untuk penggunaan menyimpan data .
  13. Menentukan hubungan antar pasangan entitas menggunakan matriks relasi.
  14. Menentukan jumlah kejadian satu entitas dalam kejadian entitas yang berhubungan.
  15. Menentukan atribut yaitu menentukan lapangan yang di perlukan system.
  16. Menjelaskan hubungan antara data dalam basis data, dengan objek-objek dasar data yang memiliki hubungan antar relasi.
  17. Mendokumentasikan data-data dengan mengidentifikasi jenis entitas dan relasinya.
  18. Bisa diuji dengan mengabaikan proses.

Contoh ERD (Entity Pelationship Diagram)

Kardinalitasmenyatakan jumlah himpunan relasi antar entitias. pemetaan kardiniliat terdiri dari:

  1. One-to-One :sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B paling banyak contoh diatas relasi pegawai dan departemen dimana setiap pegawai hanya bekerja pada 1 departemen.
  2. One-to-Many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu contoh diatas adalah 1 depertemen memiliki banyak pegawai.
  3. Many-to-Many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu dan B berhubungan dengan A lebih dari satu jugan contoh diatas adalah relasi mahasiswa dengan mata kuliah.

Tools ERD (Entity Pelationship Diagram)

Tools-tools yang digunakan oleh Entity Relation Diagram (ERD):

1. dbdiagram

Dbdiagram adalah tools untuk mendesain database dengan cepat. Dalam pemrogramannya, dbdiagram memiliki bahasa yang mudah dipahami dan eksklusif untuk penggambaran ERD. Dbdiagram menyediakan penyimpanan online sehingga dapat dengan mudah dishare dan Anda dapat menggunakan tools ini secara gratis.

2. Draw.io

Bagi pengguna casual, draw.io memberikan tools ERD yang cukup baik. Tidak hanya tools ERD, draw.io juga berfungsi sebagai flowchart maker atau algoritma. Draw.io sudah mendukung penyimpanan berbasis cloud seperti drive, oneplus, maupun non-cloud.

3. Lucidchart

Lucidchart cenderung diperuntukan untuk designer professional. Lucidchart menawarkan tools dengan interface dan penampilan yang sangat baik. Meski berbayar, Lucidchart juga menyediakan free version yang cukup lengkap. Lucidchart mendukung penyimpanan cloud maupun storage. Tools ini sangat cocok bagi Anda yang merupakan designer ERD yang berpengalaman.

4. SQLDBM

SQLDBM merupakan tools ERD terbaik bagi anda yang menjalankan database berbasis MySQL atau MS SQL. SQLDBM dapat bekerja dimana saja pada browser apapun tanpa memerlukan database engine tambaban. Selebihnya SQLDBM bersifat gratis dan cocok bagi Anda yang menjalankan database menggunakan SQL.

5. QuickDBD

QuickDBD adalah tools ERD yang berbasis teks, dan dengan cepat menggambar diagram yang diperlukan. Meski berbayar, QuickDBD juga menyediakan free version dimana kita dapat mencoba terlebih dahulu. QuickDBD juga menyediakan export ke berbagai format seperti SQL, PDF, maupun word. QuickDBD cocok bagi Anda yang menyukai ERD Text based dan cepat dalam mendesain.

Demikian pembahasan mengenai pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram), komponen, jenis – jenis, fungsi, manfaat dan contoh ERD. Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.