Pengertian Batik, Ciri-Ciri dan Jenis Motif Batik dan Maknanya

Secara terminologi dan etimologi, batik berasal dari bahasa Jawa yaitu dari kata “mbat” dan “titik”, yang berarti melempar titik berkali-kali pada kain.

Secara umum, pengertian batik adalah seni lukis yang dituangkan pada sebuah kain dengan cairan lilin malam menggunakan alat bernama canting sehingga menampilkan lukisan yang bernilai seni tinggi. UNESCO telah menetapkan batik yang ada di Indonesia sebagai warisan kemanusiaan terhadap budaya lisan.

Pengertian Batik Menurut Para Ahli

Berikut beberapa pengertian Batik menurut para ahli, antara lain sebagai berikut:

1. Santosa Doellah

Batik adalah sehelai kain yang dibuat secara tradisional dan terutama juga digunakan dalam matra tradisional, memiliki beragam corak hias dan pola tertentu dimana pembuatannya menggunakan teknik celup rintang dengan lilin batik sebagai bahan perintang warna. Suatu kain dapat disebut batik apabila mengandung dua unsur pokok, yaitu;

  • Jika memiliki teknik celup rintang yang menggunakan lilin sebagai perintang warna.
  • Miliki pola yang beragam hias khas batik.

2. Afif Syakur

Batik adalah serentang warna yang meliputi proses pemalaman (lilin), pencelupan (pewarnaan) dan pelorotan (pemanasan), sehingga menghasilkan motif yang halus dimana semua proses tersebut membutuhkan ketelitian yang tinggi.

3. Irwan Tirta

Batik adalah suatu teknik menghias kain/ tekstil dengan menggunakan lilin dalam proses pencelupan warna, dimana semua proses tersebut dilakukan dengan menggunakan tangan.

4. Endik 1986

Batik merupakan suatu seni dan cara menghias kain dengan penutup lilin untuk membentuk sebuah bidang pewarnaan, membentuk corak hiasan, sedangkan untuk warna itu sendiri decelupkan dengan cara memakai zat warna biasa taupun yang alami.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Batik adalah suatu seni lukis dengan menggunakan media kain, dimana hasil akhirnya akan menampilkan sebuah motif yang memiliki makna atau nilai seni yang tinggi.

Pada mulanya batik ini dibuat dengan teknik pemalaman, pencelupan warna, dan pelorotan, hingga perkembangan zaman yang semakin canggih membuat proses membuat batik ini dapat dilakuakan dengan beragam cara. Namun walau begitu, batik tulis yang dibuat menggunakan tangan tetap memiliki nilai yang lebih tinggi.

Ciri – Ciri Batik

Berikut beberapa ciri yang membedakan kain batik dengan yang lainnya, diantaranya:

  1. Batik tradisional selalu memiliki corak dengan makna simbolik.
  2. Batik modern memiliki corak pada batik yang tidak mengandung makna khusus.
  3. Batik tradisional akan memiliki corak batik dengan variasi hias motif ular, pagoda, geometris, serta barong.
  4. Batik modern memiliki corak batik berbentuk tumbuhan, rangkaian bunga, dan lain-lain.
  5. Batik tradisonal akan memiliki warna batik yang cendrung gelap, seperti coklat kehitaman, warna hitam, dan putih.
  6. Warna batik modern cenderung beragam, seperti biru, merah, ungu, dan lainnya.

Jenis – Jenis Batik

Berikut beberapa jenis batik berdasarkan cara pembuatannya, antara lain:

1. Batik Tulis

Batik tulis merupakan jenis batik yang dibuat secara manual menggunakan tangan dengan bantuan alat canting untuk menerakan malam ke corak batik. Karena dibuat dengan tangan sehingga motif yang dihasilkan juga tidak bisa sama persis antara satu motif dengan motif yang lain. Hal tersebut yang membuat harga dari batik tulis ini menjadi sangat mahal.

2. Batik Cap

Batik cap merupakan batik yang dibuat dengan semacam stempel motif batik. Stempel atau cap tersebut terbuat dari tembaga yang fungsinya menggantikan canting sehingga dapat mempersingkat waktu pembuatan batik.

3. Kombinasi Cap dan Tulis

Jenis batik cap dan tulis ini dibuat untuk mengurangi kelemahan-kelemahan pada produk batik cap. Dalam proses pembuatan batik kombinasi ini perlu persiapan yang rumit. Terutama dari penggabungan motif yang ditulis dan motif catnya. Namun untuk nilai seni produknya disamakan dengan batik cap.

4. Batik Printing

Batik printing merupakan batik yang dibuat menggunakan alat offset atau sablon. Batik ini dari segi pengerjaannya sangat mudah dan efektif. Sehingga harga batik ini juga cukup terjangkau seperti harga batik cap.

Jenis Motif Batik dan Maknanya

Berikut merupakan macam-macam jenis motif batik, antara lain:

1. Batik Klasik

Batik tradisional yang memiliki makna filosofi dari kepercayaan para pembuatannya, yaitu masyarakat Jawa. Batik ini memiliki keindahan secara filosofi dan secara visual. Warnanya gelap yang memancarkan keseriusan dan wibawa. Daerah yang menghasilkan batik klasik adalah Yogyakarta, Solo, Sragen dan semarang.

2. Batik Sido Luhur

Batik sido luhur dalam Bahasa Jawa artinya (telah terlaksana) atau (jadi). Artinya adalah menjadi luhur. Batik ini mencerminkan kehidupan yang luhur,bermartabat dan terhormat. Serta sehat secara jasmani dan rohani.

3. Batik Sidomukti

Batik ini sering digunakan dalam acara pernikahan. Yang bermakna kemakmuran dan harapan agar seseorang mencapai kebahagiaan lahir maupun batin. Diharapkan yang menggunakan motif batik ini selalu dalam kebahagiaan dan kecukupan.

4. Batik Sido Mulyo

Batik sido mulyo yang memiliki arti memberikan sebuah harapan supaya seseorang mencapai kemuliaan. Yang artinya adalah menjadi mulia.

5. Batik Kawung

Makna batik kawung adalah sebuah penggambbaran hati seseorang yang bersih. Bahwa itikad dari hati yang bersih merupakan sebuah ketetapan hati yang tidak perlu orang lain tau. Motif batik ini sering dipakai raja atau keluarga bangsawan sebagai lambang keadilan dan keperkasaan.

6. Parang Kusumo

Motif batik parang kusumo ini memiliki makna bunga mekar sehingga diharapkan pemakainya akan terlihat lebih indah.

7. Ceplok Kasatrian

Motif batik ceplok kasatrian ini biasanya digunakan oleh kalangan menengah kebawah agar terlihat lebih gagah.

8. Nitik Karawitan

Motif batik nitik karawitan ini melambangkan kebijaksanaan, sehingga diharapkan pemakainya akan terlihat lebih bijaksana.

9. Truntum

Motif runtum memiliki makna cinta yang tumbuh kembali dan simbol cinta yang tulus tanpa syarat.

10. Ciptoning

Motif ciptoning memiliki makna kebijaksanaan dalam jalan yang benar, sehingga diharapkan pemakainya mampu menjadi orang bijak dan memberi petunjuk jalan yang benar.

11. Tambal

Motif tambal bermakna menambal atau memperbaiki hal-hal yang rusak.

12. Slobog

Slobog ini merupakan batik yang biasanya kain batik ini digunakan untuk melayat, dan pelantikan pejabat pemerintah.

13. Parang Rusak Barong

Parang rusak barong ini merupakan motif batik yang menggambarkan kesatrian yang bersenjata.

14. Udan Liris

Motif udan liris ini melambangkan kesuburan, kesejahteraan, dan rahmat dari Tuhan.

Demikian pembahasan mengenai pengertian batik, ciri-ciri, jenis, motif batik dan maknanya. Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.