Natalius Pigai Sebut Pandemi Corona Bikin Mata Dunia Terbuka Kalau Indonesia Negara Miskin!

Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa Pandemi virus Corona (Covid 19), membuat dunia semakin tahu tentang Indonesia.

Pigai berpendapat, dunia mulai mengenal Indonesia contohnya negara miskin yang tak punya apa-apa dan sosok pemimpin yang monoton.

Pigai berkicau di akun Twitternya sembari menautkan berita dari media online, yang mengabarkan soal pemerintah Australia yang sudah memulangkan Duta Besarnya di Indonesia untuk sementara waktu. Dubes Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan bakal bekerja dari negaranya, karena wabah virus corona yang tak kunjung usai di Indonesia.

“Mulai buka mata dunia: 1. tabir ketidakmampuan mental pimpin 75 thn dengan langgam monoton (bohong, rasis, egois, diskriminatif). 2. negara miskin tidak punya apa-apa,” tulis Pigai di akun Twitternya, Jumat (10/4/2020).

“3. terlalu besar baik wilayah & penduduk. 4. Luar Jw jengkel hrs federal & pemilu sistem distrik,” cetus aktivis HAM tersebut.

Satu bulan kemudian, Natalius Pigai kembali mengkritik pemerintah dengan cuitannya yakni “Corona Virus membuka mata Dunia bhw Indonesia Negara miskin & tidak punya apa apa. Itu sebabnya takut Lockdown, PSBB setengah hati, sekarang mau relaksasi,” kata Natalius melalui akun Twitternya @NataliusPigai2, Minggu malam (10/5/2020).

Soal cuitannya yang sangat tajam mengkritiknya kepada pemerintah, Pigai menjelaskan bahwa kritikan adalah salah satu cara untuk berwisata.

“Bagi orang lain, berwisata itu hiburan, tapi bagi kami hidup didunia kritisisme (mengkritik dan menerima kritik), itu menyehatkan jiwa dan vitamin raga! Itu sebabnya Sy tidak pernah memberi pekerjaan kepada penegak hukum,” pungkasnya.