Lirik Lagu Takeaway – The Chainsmokers ft. ILLENIUM dan Terjemahan

Dunia musik di Indonesia terus-menerus mampu menampilkan penyanyi solo maupun grup band yang memiliki daya tarik tersendiri. Dalam hal ini, media sosial memiliki peran yang sangat besar, karena penyebaran informasi secara cepat ini seringkali menjadi jalan pintas yang membuat seseorang memiliki jumlah penikmat yang signifikan.

Hal tersebut tentu sangat penting dan berpengaruh terhadap perkembangan karir seorang musisi. Musik yang selalu bisa dinikmati oleh berbagai kalangan ini juga menjadi salah satu sumber penghasilan yang menjanjikan.

Setiap musisi memiliki keunikannya masing-masing, yang tentu akan membuat setiap musisi memiliki “pasar” yang juga berbeda-beda. Lagu dengan makna yang mendalam, rangkaian kata yang mudah diingat, dengan instrumen yang pas dengan suasana yang ingin diciptakan, akan membuat sebuah lagu lebih diminati oleh banyak orang.

Lirik dan berbagai unsur lain dari sebuah lagu yang dibuat dengan penuh usaha dan melibatkan banyak perasaan, biasanya akan mampu menghasilkan sebuah karya yang memiliki satu kesatuan yang harmonis. Artinya dapat didengar dengan nyaman dan dimaknai secara mendalam.

Perkembangan industri musik yang tiada hentinya ini, membuat list lagu populer dipenuhi dengan bermacam lirik yang terkadang memiliki bahasa yang tidak bisa dimengerti dengan baik. Salah satunya karena penggunaan bahasa asing, atau memang bahasa yang masih terdengar “asing”. Agar kamu mengetahui arti juga makna dari Lirik Lagu Takeaway – The Chainsmokers ft. ILLENIUM, berikut terjemahannya:

Lirik Lagu Takeaway – The Chainsmokers ft. ILLENIUM dan Terjemahan

Your heart for takeaway, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi, yeah
Your heart for takeaway, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi, yeah
Your heart for takeaway, yeah, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi, yeah, yeah
Your heart for takeaway, yeah, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi, yeah, yeah

Hey, hey, hey
Where do you think you’re going?
Ke mana kamu akan pergi?
It’s so late, late, late
Ini sudah terlambat
What’s wrong?
Apa yang salah?
I said, “I can’t stay, do I have to give a
reason?
Aku bilang, “Aku tak bisa bertahan, apa aku harus memberi alasannya?
It just ain’t, ain’t, ain’t, what I want”
Ini bukanlah yang aku inginkan”

So how did we get here?
Jadi bagaimana kita bisa di sini?
Feelings wrapped, I been so caught up
Perasaan terbungkus, aku begitu terjebak
Better if we do this on our own
Lebih baik kalau kita melakukannya sendiri

Before I love you, (nah, nah, nah)
Sebelum aku mencintaimu
I’m gonna leave you (nah, nah, nah)
Aku akan meninggalkanmu
Before I’m someone you leave behind
Sebelum aku yang akan kamu tinggalkan
I’ll break your heart so you don’t break mine
Aku akan menyakiti hatimu sebelum kamu menyakiti hatiku
Before I love you, (nah, nah, nah)
Sebelum aku mencintaimu
I’m gonna leave you (nah, nah, nah)
Aku akan meninggalkanmu
Even if I’m not here to stay
Meskipun aku tak di sini untuk bertahan
I still want your heart
Aku masih menginginkan hatimu

Your heart for takeaway, yeah, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi
Your heart for takeaway, yeah, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi
Your heart for takeaway, yeah, yeah, yeah, yeah
Hatimu untuk dibawa pergi

Before I love you, (nah, nah, nah)
Sebelum aku mencintaimu
I’m gonna leave you (nah, nah, nah)
Aku akan meninggalkanmu
Before I’m someone you leave behind
Sebelum aku yang akan kamu tinggalkan
I’ll break your heart so you don’t break mine
Aku akan menyakiti hatimu sebelum kamu menyakiti hatiku
Before I love you, (nah, nah, nah)
Sebelum aku mencintaimu
I’m gonna leave you (nah, nah, nah)
Aku akan meninggalkanmu
Even if I’m not here to stay
Meskipun aku tak di sini untuk bertahan
I still want your heart
Aku masih menginginkan hatimu

Lirik menjadi salah satu komponen yang penting dari sebuah lagu. Pemilihan dan penggunaan kata yang dipadukan dengan melodi yang sesuai akan menghasilkan sebuah lagu yang mampu dinikmati oleh banyak orang.

Berbicara tentang seni musik sampai kapanpun tidak akan ada habisnya. Setiap musik dengan berbagai genre selalu punya penikmatnya. Karena seni adalah keindahan, walau definisi indahnya tidak bisa dinikmati oleh semua orang.